SimpulRakyat.co.id, Luwu – Bupati Luwu secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Tingkat Kabupaten Luwu pada Senin kemarin. Ajang yang berlangsung selama lima hari di Lapangan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, berhasil diikuti oleh berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Luwu, Luwu (17/02/2026).
Kecamatan Ponrang berhasil mengangkat gelar Juara Umum dengan perolehan poin tertinggi, yaitu 363 poin. Posisi kedua ditempati Kecamatan Larompong Selatan dengan 285 poin, disusul Kecamatan Bajo di peringkat ketiga dengan 252 poin.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, melainkan wahana untuk menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al-Qur’an.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus benar-benar dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pendidikan agama dan budi pekerti. Generasi muda adalah penerus perjuangan bangsa. Kita harus pastikan mereka tumbuh sebagai generasi yang tangguh dan teguh imannya, tegas Bupati.
Selain itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an guna mewujudkan Kabupaten Luwu bebas buta aksara Al-Qur’an. Momentum ini hendaknya menjadi era kebangkitan generasi Qur’ani untuk mewujudkan Luwu yang unggul dan berkarakter.
Dalam kategori Juara Devile, Kecamatan Ponrang juga meraih peringkat pertama, diikuti oleh Kecamatan Walenrang, Kecamatan Kamanre, dan Kecamatan Walenrang Barat.
Ketua Panitia MTQ XXXIII Tahun 2026, Ahyar Kasim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Terima kasih kepada Bupati Luwu, dewan hakim, dan semua peserta serta relawan yang telah mensukseskan kegiatan ini dari pagi hingga tengah malam, ucapnya.


Tinggalkan Balasan