SimpulRakyat.co.id, Makassar – Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan hewan kurban yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dalam rangka Idul Adha 1446 Hijriah. Salah satu hewan kurban tersebut disalurkan ke Kota Makassar dan disembelih di Masjid Raya Makassar, Jumat (6/6/2025).

Hewan kurban yang dikirim langsung dari Kabupaten Sinjai itu menarik perhatian karena bobotnya mencapai 1 ton 16 kilogram. Sapi berwarna hitam tersebut menjadi simbol perhatian dari pemerintah pusat kepada masyarakat Makassar.

Prosesi penyembelihan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, dan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

“Atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat Kota Makassar, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas perhatian dan kepedulian beliau,” ujar Munafri saat menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban.

Munafri yang akrab disapa Appi menambahkan bahwa sapi kurban dari Presiden Prabowo ini akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar Masjid Raya.

“Harapannya, daging kurban ini bisa disalurkan secara adil kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Sekali lagi, terima kasih kami sampaikan,” imbuhnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo atas bantuan tersebut. Ia menyebut, kehadiran hewan kurban ini membawa makna lebih dari sekadar bantuan materi.

“Ini adalah simbol kasih sayang dan perhatian dari Bapak Presiden untuk masyarakat. Semoga menjadi berkah, mempererat rasa persaudaraan, dan menghadirkan senyum di tengah-tengah warga kita,” ucap Aliyah.

Diketahui, pada Idul Adha tahun ini, Pemerintah Kota Makassar mencatat sebanyak 6.423 hewan kurban disembelih. Rinciannya, sebanyak 6.013 ekor sapi dan 419 ekor kambing tersebar di seluruh wilayah kota.

Momen kurban ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat nilai-nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat. (*)