SimpulRakyat.co.id, Makassar – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Makassar telah menyiapkan sebanyak 182 muballigh yang akan bertugas di berbagai masjid di Kota Makassar. Para muballigh ini dibekali dengan pembinaan dan penyegaran sebelum mengemban tugas dakwah.

Ketua Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Makassar, Munir Abd Rahman, menyampaikan bahwa pihaknya intens melakukan silaturahim dengan para muballigh dalam rangka persiapan dakwah yang mencerahkan dan menggembirakan.

“Menghadapi Ramadhan 1446 Hijriah ini, insyaallah sebanyak 182 muballigh bakal ditugaskan di berbagai masjid yang ada di Kota Makassar,” ujar Munir Abd Rahman di Makassar, Senin (24/2/2025).

Sebagai bagian dari persiapan, Muhammadiyah Makassar menggelar berbagai kegiatan silaturahim, termasuk yang terbaru di Masjid Al-Fatah Muhammadiyah.

Munir menekankan bahwa dakwah yang disampaikan harus mengedepankan hikmah agar umat semakin tercerahkan dalam memahami ajaran Islam.

“Kami berpesan kepada para muballigh agar dalam berdakwah mengutamakan dakwah bil hikmah, sehingga pesan-pesan yang disampaikan dapat menggembirakan dan memberikan pencerahan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran para muballigh di tengah masyarakat bukan hanya sekadar menyampaikan ceramah di atas mimbar, tetapi juga memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Senada dengan itu, Ketua PD Muhammadiyah Makassar, KH Said Abd Shamad, menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan semangat berdakwah dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

“Kami berusaha terus menjadi cahaya di tengah masyarakat, bersemangat, dan yang terpenting adalah meningkatkan amalan-amalan kebaikan karena semua itu akan dilipatgandakan pahalanya,” pungkas dia.

Turut hadir dalam agenda silaturahim tersebut, Anggota Divisi Kajian Kemasyarakatan dan Keluarga PP Muhammadiyah, Prof Alimatul Qibtiyah, serta Sekretaris Divisi Fatwa dan Pengembangan Tuntunan MTT PP Muhammadiyah, Ustad Qaem Aulassyahied, yang turut memberikan pencerahan dalam pertemuan tersebut. (*)