SimpulRakyat.co.id, Luwu – Puluhan rumah mengalami rusak akibat bencana alam Angin Puting Beliung yang mengamuk di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, pada Jum’at, (7/2) siang.
Berdasarkan Informasi yang dihimpun media SimpulRakyat.co.id, Kerusakan akibat bencana ini meliputi 40 unit rumah, 2 diantaranya rusak berat, di Desa Dadeko. 1 unit Rusak berat, dan 1 unit rusak sedang di Desa Bonepute.

Kepala bidang kedaruratan dan logistik, Kariadi, SE kepada wartawan menerangkan bahwa bencana tersebut merupakan dampak dari Cuaca Ekstrim yang sebelumnya telah diperingatkan BMKG, untuk tanggal 7,8, hingga 9 Februari nanti.
“Kronologisnya, terjadi hujan disertai angin kencang yang menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan, dampak angin kencang tersebut juga membuat di beberapa titik terjadi pohon tumbang,” kata Kariadi.
Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sebanyak 52 KK dinyatakan terdampak. Sementara, untuk kerugian harta benda hingga kini masih dilakukan Assessment olah pihak terkait.
Randi, seorang warga Dadeko, kepada wartawan menceritakan saat kejadian, dirinya kebetulan berada di luar rumah sehingga dapat melihat angin kencang itu berputar dan mengangkat atap bangunan.
“Berputar memang, massulili, itumi yang angkat itu atap rumah. Bukan hanya atap rumah saja, tapi banyak pohon, seperti pohon durian, banyak yang tumbang, banyak buah yang jatuh muda,” tambah Randi.
Hingga kini, Tagana Dinas Sosial, bersama BPBD Kabupaten Luwu, berupaya mendistribusikan logistik kebutuhan dasar, membersihkan material pohon tumbang dan puing-puing rumah yang rusak telah dievakuasi oleh tim dan warga dibantu aparat setempat.


Tinggalkan Balasan