SimpulRakyat.co.id, Makassar – Sekelompok mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menggelar demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap di bawah jembatan layang Jalan AP Pettarani, Jumat (21/2/2025) sore.
Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.
Pantauan Simpul Rakyat di lokasi, sekitar pukul 16.00 Wita, massa yang tergabung dari berbagai elemen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tampak membawa bendera serta atribut berisi tuntutan.
Dalam aksinya, mereka juga membakar ban dan balok bekas spanduk di tengah jalan, menyebabkan antrean panjang kendaraan di sekitar lokasi.
Demo yang awalnya berlangsung di bawah jembatan layang kemudian berlanjut ke depan kantor DPRD Sulsel. Massa duduk di tengah jalan, semakin menghambat arus lalu lintas.
Sejumlah polisi berjaga di sekitar lokasi, sementara beberapa petugas lainnya berusaha membersihkan sisa ban bekas yang masih mengepulkan asap.
Jenderal Lapangan aksi, Fadi Musaffar, dalam orasinya menuntut pencabutan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran.
“Cabut Inpres Nomor 1 Tahun 2025, wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis!” serunya di hadapan massa aksi.
Hingga sore hari, demonstrasi masih berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap tersendat akibat aksi tersebut.


Tinggalkan Balasan