SimpulRakyat.co.id, Makassar – Polrestabes Makassar mengimbau pengguna jalan untuk sementara menghindari Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, menyusul aksi unjuk rasa yang masih berlangsung di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Universitas Bosowa (Unibos), Senin (24/2) malam.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, meminta masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan akibat demonstrasi.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Makassar yang menggunakan kendaraan dan akan melewati Jalan Urip Sumoharjo, untuk sementara agar mencari jalan alternatif,” ujar Wahiduddin kepada wartawan.

Aksi unjuk rasa yang digelar di sekitar UMI dan Unibos menyebabkan penumpukan kendaraan dan dikhawatirkan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, demonstran melakukan aksi bakar ban bekas, memblokade jalan dengan bambu, serta menghamburkan batu di sepanjang jalan depan kampus UMI, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dan warga sekitar.

Wahiduddin juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban saat menyampaikan aspirasi di ruang publik.

“Kami memahami bahwa unjuk rasa adalah bagian dari hak demokrasi setiap warga negara. Namun, kami mengingatkan agar aksi ini tetap dilakukan dengan damai dan tidak mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Ia menekankan bahwa kepolisian akan terus memantau situasi guna memastikan tidak terjadi tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk tetap menjaga situasi agar tetap kondusif. Penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan dengan cara yang tertib dan tidak merugikan kepentingan masyarakat lainnya,” pungkasnya.