SimpulRakyat.co.id, Gowa – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, bersama Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, secara resmi membuka pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXXIV Tingkat Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jumat (31/1/2025).
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Peringatan Isra Mi’raj dan Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah (PQJI) Tingkat Kabupaten Gowa.
Bupati Adnan menekankan bahwa STQH bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebagai bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an. Ia juga mengungkapkan pentingnya Program Mahasantri yang bertujuan melahirkan penghafal Al-Qur’an di setiap desa hingga dusun, dengan tingkat pendidikan setara S-1.
“Program Mahasantri ini tidak hanya untuk mencetak penghafal Qur’an di tingkat desa, tetapi juga di tingkat dusun. STQH ini akan memperkokoh usaha kita dalam mencetak penghafal Qur’an,” ujar Adnan dalam sambutannya.
Peringatan Isra Mi’raj, yang merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Gowa, dihadiri oleh para peserta dan masyarakat setempat. Bupati Adnan menambahkan, peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan ketakwaan, karena Isra Mi’raj adalah perintah awal kepada Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan shalat wajib lima waktu.
“Isra Mi’raj mengingatkan kita akan pentingnya shalat sebagai tiang agama. Kita berharap peringatan ini semakin mendorong kita untuk lebih khusyuk dalam beribadah,” katanya.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan PQJI, yang rutin dilaksanakan setiap Jumat. Bupati Adnan mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini tetap dilanjutkan setelah masa jabatan mereka berakhir, sebagai sarana menjaga silaturahmi dan memohon keberkahan bagi Kabupaten Gowa.
“PQJI adalah rutinitas yang sangat penting bagi kita. Meskipun ini adalah PQJI terakhir kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gowa, kami berharap kegiatan ini terus berlanjut agar kita bisa saling mendoakan dan memajukan daerah ini,” harapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, mengungkapkan bahwa pelaksanaan STQH diikuti oleh 200 peserta yang tersebar di 18 kecamatan. Mereka akan bersaing dalam 11 cabang lomba. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi qori, qoriah, hafiz, dan hafizah, serta membentuk kafilah untuk mengikuti MTQ Tingkat Sulsel di Luwu Utara.
Ceramah agama yang mengisi acara kali ini dibawakan oleh Ustaz Prof Muhammad Shuhufi, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para pimpinan SKPD, Kabag, Camat, serta ASN di lingkungan Pemkab Gowa. (*)


Tinggalkan Balasan