SimpulRakyat.co.id, Makassar – Tiga kecamatan di Makassar, Sulawesi Selatan, terendam banjir akibat hujan ekstrem yang terjadi pada Jumat malam (20/12/2024). Banjir ini menyebabkan 784 warga harus dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk menghindari bahaya.
Beberapa warga lanjut usia (lansia) menjadi prioritas evakuasi, termasuk Syamsiah (75), yang terjebak di rumahnya di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala.
“Rumah saya cukup tinggi, tapi jalannya yang rendah, makanya saya tidak bisa keluar. Ini saya mau pergi mengungsi di rumah saudara. Suami saya yang tinggal, saya dan cucu pergi mengungsi,” ujar Syamsiah yang terlihat tenang meski situasi mencekam.
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPBD Makassar pada Sabtu pagi, daerah yang paling parah terdampak adalah Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kelurahan Katimbang, Paccerakkang, dan Kelurahan Sudiang di Kecamatan Biringkanaya, serta Kelurahan Tamamaung di Kecamatan Panakkukang. Sebanyak 221 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan 784 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Hujan yang terjadi semalam cukup ekstrem dan membuat banjir di beberapa titik,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, di lokasi.
Menurut Achmad, banjir menyebabkan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter di sebagian besar area yang terdampak.
“Tadi malam ada laporan bahwa di beberapa tempat ketinggian air mencapai 130 sentimeter,” ungkapnya.
Pemerintah setempat telah mendirikan 14 titik pengungsian di kecamatan yang terkena dampak. Di Kecamatan Manggala sendiri, terdapat sembilan titik pengungsian yang telah menampung warga yang mengungsi.
“Para warga telah mengungsi ke titik-titik pengungsian yang telah disediakan. Kami terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan,” pungkas Achmad.
Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pemantauan dan membantu evakuasi warga yang terdampak, terutama yang terjebak di rumah-rumah yang terendam air. Pemerintah dan pihak terkait berharap banjir segera surut, dan situasi kembali normal dalam waktu dekat. (**)


Tinggalkan Balasan