SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pesta demokrasi serentak di Provinsi Sulawesi Selatan akan segera berlangsung, dengan puncak pemilihan dijadwalkan pada 27 November 2024.
Pilkada kali ini akan melibatkan pemilihan kepala daerah di berbagai tingkatan, termasuk Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota.
Dalam beberapa minggu menjelang hari H, suasana politik di Sulawesi Selatan semakin hangat. Masyarakat terlihat aktif berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi mereka, salah satunya melalui pemasangan spanduk-spanduk yang berisi pesan-pesan penting.
Fajar, seorang warga Toddopuli 9, mengungkapkan pengalamannya saat ditemui di Warung Kopi Aleta. Dia melaporkan melihat dua spanduk dengan pesan berbeda yang mencerminkan harapan masyarakat.
“Spanduk pertama yang saya lihat di Waduk Tunggu Antang bertuliskan, ‘Stop Gunakan Kekuasaan dan Wewenang Anda, Kami Butuh Netralitas Anda’. Saya sempat foto saat melintas di depan spanduk ini. Entah siapa yang memasangnya, tapi saya sangat mendukung isi pesan tersebut,” ujar Fajar ke media ini, Rabu (30/10).
Sementara itu, spanduk kedua yang berlokasi di area Toddopuli 5 mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang nasionalis dan memperhatikan kesejahteraan rakyat, tanpa terpengaruh oleh paham radikal.
“Ciptakan pemimpin yang nasional serta memikirkan kesejahteraan rakyat dan tidak memiliki faham radikal,” bunyi pesan pada spanduk tersebut.
Melihat fenomena ini, tampak jelas bahwa masyarakat Kota Makassar sangat peduli terhadap proses pemilihan dan pentingnya netralitas, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain itu, ada harapan kuat agar pemimpin yang terpilih mampu membawa visi kebangsaan dan menolak ideologi ekstrem yang dapat mengancam persatuan.
Dengan semakin dekatnya hari pemilihan, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak suaranya dengan bijak demi terwujudnya pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah Sulawesi Selatan.


Tinggalkan Balasan