SimpulRakyat.co.id, Makassar – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Hasbullah, memastikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulsel 2024 akan diwarnai oleh pertarungan dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Kedua pasangan tersebut adalah Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dan Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad.

Pasangan pertama, Andi Sudirman Sulaiman, mantan Gubernur Sulsel, menggandeng mantan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi.

Mereka diusung oleh koalisi besar, Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus,  terdiri dari 10 partai politik, yaitu Partai Gerindra, NasDem, Golkar, PAN, PKS, Hanura, PSI, Demokrat, Gelora, dan PBB.

Sementara itu, pasangan kedua adalah Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) berpasangan dengan Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad.

Pasangan ini didukung oleh koalisi tiga partai besar, yakni PDIP, PKB dan PPP, serta mendapatkan tambahan dukungan dari tiga partai nonparlemen, yaitu Partai Buruh, PBB, dan Partai Ummat.

Namun, dukungan dari partai nonparlemen ini tidak tercatat secara resmi di aplikasi sistem pencalonan (Silon) KPU.

“Proses pencalonan sudah hampir selesai, dan secara faktual tidak ada lagi partai yang tersisa untuk mengajukan calon lain. Jadi, bisa dipastikan hanya akan ada dua pasangan calon di Pilgub Sulsel 2024,” ungkap Hasbullah di Kantor KPU Sulsel, Kamis (29/8) kemarin.

Andi Sudirman Sulaiman yang juga merupakan adik kandung Menteri Pertanian Amran Sulaiman, mengucapkan terima kasih kepada seluruh partai pendukungnya setelah resmi mendaftarkan diri.

“Alhamdulillah, semua berkas telah diterima dan siap diproses lebih lanjut. Kami siap melanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Andi Sudirman.

Di sisi lain, Danny Pomanto menanggapi masalah teknis dengan dukungan partai nonparlemen yang belum terdaftar di Silon KPU.

“Meskipun ada tiga partai yang tidak sempat didaftarkan secara resmi, kami tetap mengapresiasi dukungan mereka. Yang terpenting adalah niat dan partisipasi mereka dalam perjuangan ini,” ujar Danny usai pendaftaran.

Dengan hanya dua pasangan calon yang akan berlaga, Pilgub Sulsel 2024 diprediksi akan menjadi kontestasi politik yang sengit antara petahana dan pesaingnya. Keduanya kini bersiap untuk menghadapi tahapan kampanye yang akan segera dimulai. (*)