SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pendampingan kepada Industri Kecil Menengah (IKM) atau Usaha Kecil Menengah (UKM) lokal yang ada di Kota Makassar, merupakan wujud dukunga penguatan ekonomi agar masyarakat dapat lebih sejahtera dan makmur.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Eksport dan Import Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Indra Artati kepada wartawan, Rabu (19/7/2023)

“Tahun ini diawali dengan pendataan dan pembinaan serta sosialisasi Kepada IKM-UKM potensi eksport,” kata Kepala Bidang Eksport dan Import Disdag, Indra Artati kepada wartawan, Rabu (19/7/2023).

Indra menyebutkan bahwa, sejauh ini Disdag Makassar telah mencatat dan melakukan pendampingan beberapa produk lokal yang memiliki potensi eksport.

Di antaranya, rumput laut, kopi, udang beku, kepiting, cokelat, ikan tuna, telur ikan terbang, taripang, minyak tawong, marmer dan kerjaninan perka, craft, dan kain.

“Ada juga produk makanan, sperti mente Bunly, markisa, DHT, snack-sanck, dan Bumbu-bumbu jadi,” terang Indra.

Selain itu kata dia, ada beberapa produk IKM atau UKM yang telah didampingi sudah melakukan eksport ke luar negeri. Bahkan telah diundang untuk pameran.

“Ada sudah mengeksport, seperti abon tuna mak judes, sambal mak judes, kacang mete bungly, kopi leluhur, pilus keju dan kacang peyek H2R, bawang merah bu oi dan beberapa pakaian,” ungkap Indra.

“Sudah di panggil juga berpameran ke luar negeri oleh Kementerian Perdagangan RI,” pungkasnya. (*)