SimpulRakyat.co.id, Makassar – Wartawan di Makassar diduga jadi korban intimidasi dan ancaman dari pihak oknum polisi yang diketahui tugas di satuan Jatanras Polrestabes Makassar.

Korban inisial CC (41) mengatakan, sudah 6 tahun lamanya dirinya melakoni dunia jurnalistik dan setiap hari ditugaskan peliputan di lapangan, namun kali ini tiba-tiba mendapat perilaku tidak menyenangkan.

“Saat melakukan peliputan sabung ayam, saya mendapat intimidasi dan perlakuan pemaksaan dari oknum polisi berpakaian seragam, oknum tersebut menyuruh agar menghapus gambar dan video milik saya,” kata dia.

Lanjut dikatakan korban, Tim Jatanras Polrestabes Makassar melakukan penggerebekan di salah satu rumah milik warga Tinumbu yang menjadi titik kumpul arena sabung ayam.

Dari penggerebekan tersebut, kata dia, tim anggota Satuan Jatanras berhasil mengamankan tempat arena dan kandang ayam sebagai barang bukti (BB).

“Saya tidak terima dengan perlakuan oknum anggota jatanras tersebut akan melaporkan persoalan ini kepropam untuk segara menindak tegas adanya oknum yang tidak bermitra kepada wartawan namu di anggap musuh bagi kami sebagai wartawan,” tutup korban.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, saat dikonfirmasi menyarankan agar anggota yang diduga melakukan sikap arogan dilaporkan

“Silahkan laporkan anggota yang arogan,” imbuhnya dengan singkat.

Diketahui, sebelumnya beredar potongan video di group-group WhatsApp detik-detik wartawan diminta menghapus hasil liputannya.

“Hapus ki dulu, hapus ki. Kita amankan dulu ini, ini kamu ngambil gambar tanpa persetujuan, hapus ki dulu, hapus ki, ada informasi warga jadi kita amankan, jangan kajulung-julung ambil gambar, bos,” ucap salah satu oknum yang menyebut dirinya anggota Jatanras Polrestabes Makassar dalam video yang beredar di group WhatApp tersebut. (Tim)