SimpilRakyat.co.id, Luwu – Menjadi pemateri di Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK), Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Luwu, H. Kamal ajak masyarakat perkuat nilai kebangsaan.

“Merajut asa Meraih Harmoni”. Menurutnya, dalam kehidupan kebangsaan, setiap masyarakat bertanggungjawab dalam menjaga nilai-nilai sosial. Baik tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh wanita. Untuk itu, perlu digelar FPK untuk memupuk nilai tersebut.

“FPK ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi dengan dialoge, pemuka adat, toko masyarakat, komunitas, toko pemuda, dan masyakarakat. Memfasilitasi FPK dengan pemerintah dan sesama instansi pemerintah daerah di daerah. Menjamin aspirasi masyarakat di FPK,” tambahnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Luwu, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) .

Bertempat di Aula Bappelitbangda, kecamatan Belopa, Kegiatan dibuka dengan tema “Merajut kebersamaan kebhinekaan dalam menguatkan persatuan negara kesatuan republik Indonesia,” oleh skertaris daerah Kabupaten Luwu, H. Sulaiman pada Senin, (29/5) pagi.

Dalam pidatonya, H. Sulaiman mengatakan jika Fenomena sosial-politik dalam kehidupan masyarakat, sangat dinamis dan rentan berujung konflik. Potensi konflik tersebut sangat rawan menyusupi ruang interaksi masyarakat, disebabkan karena esensi reformasi belum difahami secara utuh. Bahkan reformasi demokrasi sering disalah artikan sebagai ajang kebebasan yang tidak terbatas.

“Dari itu, meskipun stabilitas politik dan keamanan di Luwu dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir relatif kondusif, namun janganlah kita terlena. Kondisi ini perlu kita jaga, pelihara, dan terus kita tingkatkan kualitasnya.