SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pasar Sental Makassar masih menjadi pusat berbelanja masyarakat Sulawesi Selatan. Pada Pekan kedua menuju hari raya idul fitri 1444 Hijriah, pasar sentral sudah mulai diserbu para pengunjung untuk membeli baju agar dipakai saat hari raya lebaran.
Pasar Sentral buka pada pukul 06.00 pagi, dan sudah banyak pengunjung yang mulai memadati. Ternyata pengunjung tidak hanya dari kota Makassar saja, melainkan ada juga pengunjung yang dari luar Kota Makassar.
Kebanyakan pengunjung datang bersama anggota keluarganya, teman, dan pasangannya.
Suasana Pasar sentral sangat ramai, mulai dari penjual yang sahut-menyahut menawarkan dagangannya, penjual yang saling tawar menawar dengan pembeli dan para security yang tidak henti-hentinya mengingatkan agar selalu memperhatikan barang bawaan.
“Baju Gamisnya Mulai harga Rp100 ribu, silahkan masuk,” ajak salah satu pedagang penjual baju gamis.
“Sendalnya, kak. Rp35 ribu saja, ini cantik, kak. Cocok untuk kita, silahkan dipilih,” teriak pedagang lainnya.
“Ibu-ibu, bapak-bapak, tasnya diperhatikan, tas, hp dompet disimpan di depan, jangan disimpan di belakang, jangan ki juga main tiktok kalau sementara belanja,” imbau salah satu Satpam pasar sentral Makassar untuk mengingatkan para pengunjung.
Meskipun pasar sentral ini sudah mengalami musibah kebakaran, tetapi tetap saja sebagai pusat perbelanjaan masih ramai pedagang dan pengunjung, dan masih ada beberapa pedagang yang menempati sisa-sisa lapak bekas kebakaran yang tidak di pagari.
Salah satu pengunjung, Rahmawati (46), mengaku datang ke pasar sentral untuk belanja kebutuhan yang akan dipakai pada hari raya lebaran nantinya. Dia datang bersama anaknya dari Gowa untuk berbelanja pakaian dan sandal.
“Saya dari gowa, saya datang sama anak saya, saya ke sini untuk mencari baju lebaran sandal celana intinya kebutuhan yang akan dipakai saat lebaran,” kata Rahmawati di Pasar Sentral Makassar, Kamis (13/4/2023) lalu.
Menurut Rahmawati, harga baju, celana, sandal dan lainnya cukup murah, itulah mengapa dia setiap tahun berbelanja di pasar sentral Makassar.
“Saya setiap tahun belanja di sini, karena murah dan lengkap juga,” ungkapnya.
Pengunjung lainnya, Mira (35) juga mengatakan hal yang sama, di pasar sentral ini pakaiannya murah-murah dan biasa masih bisa menawar.
“Saya suka belanja di sini karena murah dan biasanya juga masih bisa menawar, banyak juga pakaian yang bagus-bagus,” kata Mira.
Mira mengatakan, dia datang dua pekan sebelum hari raya agar tidak terlalu berdesak-desakkan dengan pengunjung lainnya.
“Untuk tidak terlalu berdesak-desakkan saya biasanya datang dua minggu sebelum lebaran, karena kalau satu minggu mau lebaran pasti akan padat sekali dan desak-desakkan sekali, inilagi sudah desak-desakkan tetapi masih bisa terlalu bergerak,” ucapnya.
Penulis: Nur Fadillah (Mahasiswi dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Jurusan Jurnalistik)


Tinggalkan Balasan