SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Warga Rappang mengeluhkan tidak terurusnya monumen Bambu runcing beberapa waktu yang lalu.
Para warga menyesalkan hal tersebut dikarenakan pemerintah setempat tidak mengambil tindakan terhadap pembenahan monumen tersebut.
Jika tidak dibenahi, monumen ini akan terlihat kotor karena bukan hanya sebagai simbol sejarah akan tetapi merusak pemandangan karena letaknya berada di tengah kota Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.
Atas inisiasi sekolompok warga dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, akhirnya pembenahan monumen Bambu runcing Rappang dilakukan, Sabtu (14/01/2023).
Dalam kegiatan tersebut, terlihat antusiasme para pihak yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial ini.
Salah seorang warga Panca Rijang mengatakan, monumen bambu runcing ini sudah lama tidak diperhatikan pemerintah setempat, akan tetapi sekelompok warga yang masih peduli terhadap lingkungan menginisiasi pembenahan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan pembersihan monumen telah dilakukan meski seharusnya pihak setempat yang ambil alih, bersyukur kita memiliki pemuda yang cinta dan peduli terhadap Kota Rappang,” katanya.
Adapun yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial di monumen Bambu runcing Rappang, antara lain Kadis Lingkungan Hidup Andi Faisal Ranggong, Kabid LH Andi Rahman serta para Pramuka Saka Wana Bakti.
Diharapkan dengan kegiatan ini mampu mewujudkan Kota Sidrap yang bersih dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Pemkab Sidrap menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Mari kita jaga lingkungan kita jangan membuang sampah sembarangan, monumen Bambu Runcing milik kita bersama, terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat,” jelas seorang warga Rappang.


Tinggalkan Balasan