SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Jalan yang terletak di Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, jalan ini menjadi akses utama baik itu lintas kabupaten maupun antar desa dan kecamatan.
Diketahui, jalan tersebut dikeluhkan masyarakat Desa Bulucenrana dan sekitarnya dikarenakan mengalami kerusakan parah. Adapun kerusakannya bukan lagi dari titik ke titik akan tetapi menyeluruh mulai dari awal jalan masuk Desa Bulucenrana sampai dengan Desa Ana’banna.
Kepada media ini, Jumat (7/10/2022) kemarin, Andi Sutrisno, tokoh pemuda Bulucendrana mengatakan, kerusakan terjadi sepanjang jalan Desa Bulucendrana dan jalan tersebut sudah keempat kalinya diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat dibantu alat berat yang dimiliki warga Bulucendrana.
“Sepanjang jalan Desa Bulucendrana sangat memperihatinkan dan rusak berat dan ini sudah keempat kalinya kami memperbaiki jalan dengan cara swadaya. Menimbun lubang jalan dibantu beberapa alat berat yang dipunyai para penambang yang berstatus warga Bulucenrana, alat berat tersebut untuk meratakan bahan material yang kami beli secara swadaya,” tandasnya.

Pemuda yang akrab disapa Andis ini mengharapkan pemerintah sesegera mungkin memperbaiki jalan tersebut karena merupakan akses masyarakat dalam menjalankan roda ekonomi baik itu warga Desa Bulucendrana maupun desa-desa yang ada di sekitarnya.
“Harapan kami menginginkan kepekaan pemerintah sesegera mungkin membenahi secepatnya karena ini sangat fatal dan urgent terkait dengan kerusakan jalan yang ada dalam jalan tersebut,” jelasnya.
Untuk diketahui, Desa Bulucenrana secara geografis berada di tengah di antara desa-desa penyangga lainnya yang ada di Pitu Riawa. Jadi Desa ini dilintasi oleh beberapa desa, di antaranya Betao Riase, Betao Riawa, Desa Kalempang terutama Desa Kabupaten tetangga Desa Salokaloma, Desa Boya, Kecamatan Meiwa, Kabupaten Enrekang. Maka, jalanan itu menjadi akses utama masyarakat untuk menjual hasil bumi atau hasil panen mereka.


Tinggalkan Balasan