SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan rilis potensi cuaca ekstrem periode 09-15 Oktober 2022. Hal itu berdasarkan analisis terkini bahwa kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan.

Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah IV Makassar saat dikonfirmasi media ini, Senin (10/10/2022) menjelaskan hal serupa, dalam peringatan dini cuaca 7 harian direlease Kabupaten Sidrap termasuk Wilayah yang berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.

“Peringatan dini cuaca tersebut berlaku mulai 11 sampai 17 Oktober 2022 dengan periode 11 hingga 13 Oktober 2022, wilayah yang berpotensi antara lain Barru, Pinrang, Gowa, Luwu, Luwu Utara, Makassar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, Palopo, Pangkep, Parepare, serta Maros. Selanjutnya periode 14 sampai 17 Oktober 2022, yakni Barru, Bulukumba, Bone, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepul;auan Selayar, Luwu, Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Takalar dan Wajo,” ungkap Agus Prakirawan BMKG Sulawesi Selatan.

Wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. (Dok: Satry/SimpulRakyat.co.id).

Untuk itu, dilansir dari situs resmi BMKG mengimbau para pihak terkait untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol, menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi secara lebih masif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian pemerintah daerah, masyarakat serta pihak terkait dalam pencegahan atau pengurangan risiko bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi).

Selain itu, lebih mengintensifkan koordinasi, sinergi, dan komunikasi antar pihak terkait untuk kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometrorologi, serta terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kecamatan di seluruh wilayah Indonesia melalui situs resmi BMKG.