SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Seorang anak tenggelam di sungai Bila Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Jumat (23/9/2022) kemarin. Korban merupakan seorang pelajar asal Desa Kampiring, Sengkang, Kabupaten Wajo.
Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 17.00 Wita. Bermula saat Sahar (14) membantu kakaknya Aril bermaksud mengambil material tambang galian C di sepanjang sungai Bila.
Saat mereka menunggu giliran pengisian material di lokasi galian milik H Aci (CV Bil Boy Abadi 775), Ari yang juga sebagai sopir dump truk, memanfaatkan waktu mencuci kendaraannya.
Korban yang ikut membantu kakanya, tiba-tiba sandal yang dipakainya hanyut dan korban berusaha mengejarnya hingga korban pun ikut hanyut terbawa arus sungai.
Melihat adiknya terbawa arus air dan berusaha menolong korban,, namun Aril juga merasa takut ikut terbawa arus tersebut, sehingga ia pun berteriak meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Kapolsek Pitu Riase, Iptu Antonius Pasake membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini pihaknya sedang dalam pencarian korban.
“Hingga saat ini, petugas Polsek bersama warga dan keluarga korban serta Tim BPBD Sidrap masih terus melakukan upaya pencarian, dan berharap secepatnya dapat menemukan korban,” jelas Kapolsek Antonius.
Terkait peristiwa tersebut, Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Bila (AMPSB), Andi Tenri Sangka SE (ATS) buka suara.
Kepada media ini, Sabtu (24/09/2022), dia mengatakan keprihatinannya atas jatuhnya korban di Sungai Bila, serta aksi penambangan liar yang masih beroperasi tentunya dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.
“Saya meminta kepada semua Stakeholder untuk mengambil tindakan, serta langkah-langkah agar sungai Bila dan rakyat bisa terselematkan,” kata pria yang akrab disapa Koboy dari timur ini.
“Di sana di Bendungan Bila ada area vital jika para penambang liar tidak ditertibkan, cepat atau lambat Bendungan tersebut akan runtuh. Tentunya kita harapkan tidak ada lagi korban yang jatuh akibat penambangan liar di daerah tersebut,” pungkas Andi Tenri Sangka.


Tinggalkan Balasan