SimpulRakyat.co.id, Jakarta – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) sebagai salah-satu Perguruan Tinggi Swasta yang berada di bawah pembinaan Yayasan Brata Bhakti sebagai badan penyelenggaranya, berkewajiban mewujudkan tujuan pendidikan nasional dengan Visi dan Misi-nya bagi keberhasilan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya dan pengembangan kualitas hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada umumnya.

Ditemui awak media pada acara PKKMB 2022 Ubhara Jaya, Rektor Ubhara Jaya, Irjen Pol. (Purn) Dr. Drs. Bambang Karsono, SH, MM, mengatakan bahwa ada 2.165 mahasiswa yang sudah terdaftar.

“Ya, untuk saat ini di sini sudah terdaftar sekitar 2165 calon mahasiswa. Insya Allah masih banyak lagi dan kita melaksanakan PKKMB. Jadi pengenalan kegiatan kuliah mahasiswa baru sebetulnya mulai dari tanggal 1, 2 dan 3 September 2022 ini, kita melaksanakan pemeriksaan klaim bebas narkoba karena ada beberapa terindikasi narkoba dan yang konflik 1 orang, jadi bagi mereka yang terindikasi kita kirim ke BNN. Jadi untuk tahun ini mereka belum bisa masuk kuliah dan tahun depan mereka harus masuk kembali kesini sudah bersih dari narkoba dengan surat keterangan bebas narkoba dari BNN dan mereka akan masuk tanpa harus membayar lagi,” kata Rektor.

Lebih lanjut, Rektor Ubhara Jaya itu mengatakan bahwa Mahasiswa dibekali dengan visi dan misi Ubhara.

“Mulai hari ini, selama 2 hari yaitu hari senin dan selasa adalah resmi pembukaan, kemudian ada ceramah-ceramah kebangsaan, kemudian pengenalan iklim kehidupan kampus berupa pengenalan rektor-rektor dan setelah itu kita masuk pada pengenalan materi, masuk kepada mahasiswa yang berkaitan dengan 100 tahun Indonesia merdeka sejak tahun 1945, maka kita sebagai kampus berkewajiban membekali apalagi sesuai visi dan misi kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal itu dilakukan agar sesuai visi misinya, yaitu dengan tujuan bisa bersaing nantinya.

“Kita (Ubhara Jaya) menjadi unggul dan mengantarkan para mahasiswa menjadi lulusan yang berperilaku baik, berjiwa kebangsaan dan mampu bersaing,” katanya.

Adapun mereka yang dinyatakan lulus, lanjut Rektor Ubhara Jaya, dapat dibekali sertifikasi nantinya.

“Untuk itu, kita siapkan para mahasiswa dengan kuliah yang relevan, adaptif terhadap perkembangan dan situasi tuntutan dari founder kita dari Hindu Pengesahan dunia usaha, dunia industri, sehingga mereka nanti tamat menjadi sarjana, kita bekali dengan sertifikasi profesi jadi linear dengan program studi atau tuntutan masyarakat. Jadi sudah tamat dari sini mereka membawa ijazah, sertifikasi profesi dan satu lagi mereka membawa hasil sertifikat TOEFL bahasa Inggris untuk kita siapkan menjadi generasi yang terampil, mandiri dan siap bekerja,” pungkas rektor.