SimpulRakyat.co.id, Makassar – Program Jagai anakta’ sebut Zamhir, Lurah Masale, Kecamatan Panakkukang, bisa menjadi solusi pencegahan dalam menimalisir terjadinya perang kelompok. Sebagaimana yang telah dilakukannya dalam menghadapi tawuran beberapa waktu lalu terjadi di wilayahnya.

Tawuran kelompok yang melibatkan anak-anak muda dapat diredam dengan melakukan sentuh hati ke masyarakat, sembari menyuarakan program jagai anakta’.

“Kebanyakan tawuran antar kelompok kerap dipicu hanya karena kesalah pahaman, berawal tatap-tatapan lalu saling lempar kata-kata kotor, akhirnya tersinggung, saling serang bawa teman-teman,” ucap Lurah Masale, Zamhir, Rabu (11/4/2022).

“Dengan menyuarakan program bapak Wali kota Jagai Anak ta diharapkan bisa meredam terjadinya perang kelompok.” ujarnya.

Lurah Masale, Zamhir. (Foto: Ilho/SimpulRakyat.co.id).

Perang kelompok yang melibatkan anak-anak muda bahkan anak dibawah umur, menjadi perhatian khusus Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Melihat fenomena ini program jagai anakta’ menjadi salah satu solusi pencegahan dini dimulai dari lingkungan keluarga.

“Kami door to door bertemu langsung dengan keluarga warga yang diduga terlibat tawuran, memberikan edukasi betapa tawuran tidak ada manfaatnya, akibatnya bisa berdampak buruk bahkan bisa memakan korban jiwa.” jelasnya.

Pihak Tripika Kelurahan Masale intens melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat, dengan mengaktifkan kembali posko siaga yang melibatkan peran serta RT/RW di wilayah masing-masing.

“Saat ini kita mulai mengaktifkan kembali posko siaga, kita berdayakan peran Pj RT/RW untuk menggaungkan program walikota jagai anakta’, kita juga mengimbau kalau ada anak-anak yang melakukan perkelahian kita sampaiakan ke RT/RW-nya untuk meredam. Kalaupun memang tidak bisa diredam kita ambil tindakan yang lebih tegas lagi seperti dilaporkan ke pihak berwajib.” ungkap Zamhir.

Diketahui, dua minggu lalu perang kelompok terjadi di perbatasan wilayah Kelurahan Masale, Kelurahan Tamamaung dan Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, melibatkan anak muda lintas wilayah.

“Alhamdulillah sekarang kedua pihak sudah berdamai setelah dimediasi oleh Tripika (Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas) Kelurahan Masale.” tutupnya.

Reporter: Ilho
Editor: Sukma Paramita