SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar acara pelantikan kepala desa di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan/janji kepala desa terpilih pada pemilihan kepala desa serentak masa jabatan 2022-2028 digelar pada Rabu (11/5/2022) siang.

Bupati Luwu, Basmin Mattayang hadir menyematkan tanda jabatan ke 90 kepala desa terpilih. Hadir pula Ketua APDESI Kabupaten Luwu, Arfan Basmin, Kepala Dinas PMD, Bustan, dan sejumlah pejabat eselon II Pemkab Luwu.

Dalam sambutannya, Basmin Mattayang mengingatkan kepada para kepala desa untuk menjalankan tugas dengan baik sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan pada tingkat desa.

“Kepala desa adalah, penyelenggara pemerintahan pada tingkat desa, dan mempertanggungjawabkan perjalanan pemerintahannya setiap tahun kepada bupati. Setiap menggunakan dana desa, libatkan masyarakat, dan anggota BPD, saya tidak mau di era saya ada yang terkena, bersentuhan dengan penegak hukum. Kalau bersentuhan dengan APH berarti menjadi preseden buruk untuknya,” kata Bupati dua priode tersebut.

Bupati Luwu Basmin Mattayang menyematkan tanda jabatan ke 90 kepala desa terpilih masa jabatan 2022-2028 di Rujab Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa, Rabu (11/5/2022). (Foto: Fatwa/SimpulRakyat.co.id).

Ia juga mengingatkan para kepala desa untuk mematuhi peraturan perundang-undangan, tidak berpolitik praktis.

“Kepala desa tidak boleh terlibat politik praktis, ada kades yang saya lantik kemarin, saya catat, saya punya intelejen, ada kepala desa yang kufur nikmat, baru 2 bulan habis saya lantik, sudah keliling mengkampanyekan orang yang tdak dikenal, tetapi dibalik itu, menjelek-jelekkan saya,” tambahnya.

Ia kemudian mengajak seluruh kepala desa untuk membangun nuansa damai di tempat masing-masing, merangkul seluruh kalangan untuk bersama-sama membangun daerah.

“Setelah dilantik tidak ada kelompok, kotak-kotak, kalau ada silakan wartawan laporkan sama saya, di desa harus berdamai, pererat silaturrahim, jangan ada karena bukan pendukungnya kemarin, tidak diberikan Bansos. Jangan sampai ada yang seperti itu,” kuncinya.

Reporter: M Fatwa
Editor: Ahmad