SimpulRakyat.co.id, Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aktivis mahasiswa Makassar (AMM) melakukan aksi Unjuk rasa di depan Rumah Sakit Sayang Rakyat dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Selasa (23/11).

Tampak mahasiswa bergantian berorasi menggunakan mobil komando dengan plat mobil DD 3452 FY yang dipimpin langsung Usman Reubun selaku jendral lapangan sekaligus Ketua Umum Aktivis Mahasiswa Makassar.

Dari orasinya aktivis mahasiswa Makassar menyampaikan adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan rehab invection center dan pembangunan gedung screning yang diperuntukkan penanggulangan Covid-19 dari anggaran provinsi Sulsel TA 2020.

Usman menyampaikan, adanya temuan kekurangan volume serta kelebihan pembayaran dan kesalahan RAB.

“Kalau diakumulasi, kurang lebih Rp800 juta dari anggaran kurang lebih 37 M dari dua proyek, namun kerugian negara yang belum dikembalikan di kas daerah provinsi Sulsel,” kata dia dalam orasinya.

“Kami melayangkan beberapa tuntuntutan pada hari ini yakni mendesak kejaksaan tinggi Sulsel untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi di RS Sayang Rakyat dan mendesak untuk menangkap dan mengadili pelaku dugaan korupsi RS Sayang Rakyat dan meminta Direktur RS Sayang Rakyat untuk segera mundur selaku kuasa anggaran karena tidak becus dalam menjalankan tugasnya dengan baik,” tambah Usman.

Lanjut dikatakan, pihaknya akan melakukan aksi maraton ketika beberapa tuntutan mereka belum diatensi oleh pihak-pihak penegak supremasi hukum.

“Kami berharap semua penegak hukum untuk tetap konsisten memberantas korupsi yang ada di negara Indonesia,” tutup.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RS Sayang Rakyat.

Reporter: M Fatwa
Editor: Sukma Paramita