SimpulRakyat.co.id, Makassar – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam memimpin pemusnahan barang bukti narkoba yang berlangsung di lapangan Mapolda Sulsel, Kota Makassar, Selasa (28/9).

“Peredaran narkoba masih menjadi penanganan serius. Sebab, barang haram ini dapat merusak generasi bangsa,” kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dalam sambutannya.

Lanjut dikatakan, wilayah Sulawesi Selatan salah satu jalur perdagangan narkotika.

“Selain itu, faktor pendapatan perkapita masyarakat mempengaruhi para pebisnis ilegal ini menjadikan Sulsel sebagai kawasan produktif,” tambah dia.

Dikatakan pula, penyalahgunaan narkoba masih sangat memperihatinkan karena dalam pengedarannya terorganisir dengan baik dan bermodal besar.

Kendati demikian, Irjen Pol Merdisyam menegaskan, Polda Sulsel terus bertekad melakukan pengungkapan dan pencegahan penyalagunaan narkoba.

“Mari kita menyatakan perang terhadap para bandar dan pengedar disertai dengan penegakan hukum yang tegas. Maka dari itu, perlu penguatan sinergiritas antara Polri, TNI, BNN, Kejaksaan, Kemenkumham, Angkasapura dan Pelabuhan demi memutus penyebaran Narkoba,” tegas Irjen Pol Merdisyam.

Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol La Ode Aries Elfatar menerangkan, pemusnahan barang bukti narkotika ini merupakan akumulasi barang sitaan dari kasus pengungkapan yang dilakukan di wilayah hukum Polda Sulsel selama Januari hingga September 2021.

“Barang bukti sitaan yang akan dimusnahkan berupa sabu 74,9 kg dan ekstasi sebanyak 38.600 butir,” terang Kombes Pol La Ode Aries Elfatar.

Pemusnahan barang bukti narkoba ini turut dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kepala BNN Sulsel, dan Kepala Kejati Sulsel.

Reporter: M Arif
Editor: Sukma Paramita