SimpulRakyat.co.id, Luwu– Memberikan pertolongan cepat dan tepat, terhadap kasus-kasus bencana, penanganan sebelum rumah sakit, korban kecelakaan lalulintas, masyarakat yang sakit di rumah, atau tiba-tiba mengalami serangan jantung di rumah menjadi tugas utama Public Safety Centre (PSC) 119.

PSC 119 ini merupakan amanah dari instruksi Presiden No 4 tahun 2013 dimana seluruh kabupaten/kota di Indonesia harus membentuk PSC 119. Untuk itu, Bupati Luwu, Basmin Mattayang melantik pengurus PSC 119 Desember tahun lalu.

“PSC itu satu unit di bawah Dinas Kesehatan. Jadi, ini bukan organisasi, ini adalah lembaga, dibawah dinas kesehatan. Ini program mentri kesehatan langsung, tapi dia berdiri sendiri. PSC adalah layanan cepat tanggap darurat kesehatan melalui layanan 119. memberikan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan segera, seperti kecelakaan lalulintas, kecelakaan kerja, serangan jantung dan lain-lain,” kata ketua harian PSC 119, dr Daud.

Meski telah berhasil melalui upayanya menekan angka kematian tiba-tiba, korban kecelakaan, serangan jantung, dengan reaksi cepatnya, PSC 119 Luwu juga kerap melakukan kegiatan-kegiatan sosial seperti tanggap bencana, sunnatan massal dan pemeriksaan kesehatan massal secara gratis.

Jauh di pelosok, Kecamatan Bastem menjadi saksi keberhasilan kegiatan sosial sunnatan massal yang dilakukan PSC 119. Nantinya kegiatan tersebut akan terus berlanjut menyasar lokasi-lokasi pedalaman di bagian selatan kabupaten Luwu.

Hingga saat ini, PSC 119 telah memiliki 30 anggota yang ditempatkan di pusat kota Belopa, nantinya masih akan melakukan perekrutan di kecamatan.

Menargetkan 10 anggota pada setiap kecamatan di Luwu, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat serta maksimal kepada masyarakat hingga pada titik lokasi paling terpencil.

10 anggota baru tersebut akan diberikan bimbingan khusus serta pelatihan – pelatihan dalam melakukan pertolongan cepat dan tepat. Sehingga, dapat melakukan tugasnya secara maksimal nantinya.

Setelah menuntaskan pelatihan ke anggotanya, PSC 119 Luwu kemudian akan melanjutkan ke masayarat. Dengan adanya pengetahuan masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan, dan melakukan evakuasi disebut dapat mengurangi resiko korban kecelakaan mengalami cacat, atau kematian.

Reporter: M Fatwa
Editor: Sukma Paramita