SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Kepala Puskesmas Pammantauang, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Nurhadi menjelaskan, pihaknya menemukan beberapa orang yang diduga positif Covid-19 dengan melalui tes antigen bukan PCR.
“Ini di sana (Puskesmas) maksudnya kan kita (tenaga kesehatan) memang punya kegiatan di Puskesmas pelacakan yang bergejala demam, batuk dan sakit tenggorokan. Dari dulu kita sudah terapkan kegiatan tracking,” jelas dia saat dikonfirmasi SimpulRakyat.co.id, Rabu (25/8) kemarin.
“Dari kegiatan itu, ada enam orang khusus pulau Pammantauang ada yang positif hasil pemeriksaan antigennya, namun bukan PCR, tapi secara regulasi itu sudah dibenarkan melalui kooordinas dengan pihak dinas,” tambah pria yang akrab disapa Hadi itu.
Lanjut dijelaskan, jika hal yang sama kembali terjadi, harusnya dirujuk ke Rumah Sakit, namun kondisi pasien ini sempat menurun oksigennya dan dokter Sri menyarangkan untuk dirawat di Puskesmas.
“Sesuai dengan aturan itu kan sebentar kalau ada begitu mau PCR atau antigen harus dirujuk ke rumah sakit, namun ini yang dirawat oksigennya sempat menurun sampai 60, dan normalnya itu 95-100, dokter Sri menyarangkan untuk dirawat di Puskesmas, jadi kami juga tetap berkoordinasi dengan pihak dinas kesehatan,” tambah dia.
Sebelumnya diberitakan, seorang pasien Puskesmas Pammantauang, jenis kelamin laki-laki meninggal dunia lantaran disinyalir terjangkit virus mematikan tersebut, sehingga pemulasaran jenazah dilakukan dengan standar Covid-19.
Reporter: Faried
Editor: Sukma Paramita


Tinggalkan Balasan