SimpulRakyat.co.id, Makassar – Kurang lebih satu bulan kegiatan KKN Mahasiswa Universitas Hasanudin (UNHAS) telah selesai dilaksanakan, berbagai kegiatan sudah dihadirkan bersama anak-anak Komunitas Anak Pelangi (K-Apel).

Hari ini pun diakhiri dengan kegiatan penutupan dan perpisahan yang dilaksanakan di pusat pengembangan potensi masyarakat K-Apel, Kota Makassar, Sabtu (15/08/2021) dengan mengadakan acara makan bersama dengan anak-anak dan ibu-ibu pengajian binaan K-Apel.

Turut hadir sekertaris Lurah Parang Tambung Rahma, ketua RT 011, ibu-ibu pengajian binaan K-Apel dan warga sekitar.

Rahman Rumaday founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) mengatakan, ada pertemuan pasti ada perpisahan, itulah pepatah yang sering didengar.

“Saya berharap ini bukan pertemuan pertama dan terkahir teman-teman mahasiswa KKN dari unhas di K-Apel semoga dengan wasilah KKN ini Allah SWT, mempertemukan teman-teman dengan kami di K-Apel untuk memulai dan bersama-sama dalam berbagi cinta kepada sesama setiap manusia yang membutuhkan cinta kita,” kata dia.

Ia juga mengajak untuk hadirkan kalimat Agent of Change sebagai kalimat yang terus mendorong memberi solusi bagi setiap kondisi sosial yang ada di masyarakat.

“Sebaik-baik kita adalah bermanfaat bagi sesama manusia, insya Allah K-Apel dengan senang hati apabila teman-teman mahasiswa mau berkolaborasi dalam berbagi cinta dan menebar manfaat kepada sesama manusia,” ajak Bang Maman founder K-Apel itu dalam sambutannya.

Penutupan dan perpisahan KKN UNHAS di K-Apel di pusat pengembangan potensi masyarakat, Makassar, Sabtu (15/08/2021). (Foto: Fatwa/SimpulRakyat.co.id).

“Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah berbagi pengatahuan kepada adik-adik kami selama KKN di K-Apel hanya Allah yang dapat membalas segala kebaikan teman-teman insya Allah pintu K-Apel terbuka untuk teman-teman jangan ki’ lupa sama adik-adik K-Apel saya yakin dan percaya adik-adik masih butuh kehadiran teman-teman oleh karena itu jadikan kegiatan perpisahan KKN ini sebagai akhir dari kehadiran teman-teman berikutnya kami tunggu teman-teman di K-Apel,” ucap Mang Maman

Sementara itu, dalam pesan dan kesannya, Muh Rafli Purnama selaku koordinator kelurahan, mewakili mahasiswa meminta maaf kepada pemerintah kelurahan Parang Tambung, ibu-ibu binaan K-Apel, masyarakat setempat.

“Selama pengabdian kami di K-Apel ini kurang berkesan, ini lah yang hanya bisa kami berikan pengabdian kami untuk ana-anak K-Apel dan juga kami mengucapkan terimakasih kepada bang maman selaku founder K-Apel dan masyarakat yang sudah mau menerima kami di Komunitas ini,” ungkap Muh Rafli Purnama yang juga merupakan Koordinator Kelurahan Parang Tambung.

Lanjut dikatakan, K-Apel ini merupakan salah satu lokomotif dalam gerakan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dibuktikan dengan kesungguhannya bertahun-tahun membina anak-anak dan masyarakat.

“Saya sangat terinspirasi dari komunitas ini semoga kami bisa dapat melakukan hal yang sama sehingga apa yang kami lakukan selama kurang lebih satu bulan di K-Apel dengan berbagai macam program tidak sekadar menggugurkan kewajiban sebagai mahasiswa KKN. Semoga ini awal yang baik bagi kami untuk berbuat kepada sesama dan berharap K-Apel masih mau menerima kami lagi diwaktu yang lain. Terima kasih kepada Bang Maman yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar dan berbagi apa yang kami miliki di Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) ini,” tutup Muh Rafli dalam kesan dan pesannya.

Sekadar informasi, acara perpisahan ini disi dengan tilawah Alquran oleh Rahmat, puisi dua Bahasa oleh Putra, Uga, dan Kiki. Dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Rahmatia dan Hamriana dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Makassar.

Kemudian diakhiri dengan acara makan bersama dan pembagian bingkisan kepada anak-anak dari mahasiswa KKN Unhas gelombang 106.

Reporter: M Fatwa
Editor: Sukma Paramita