SimpulRakyat.co.id, Makassar – Satuan Polisi Pamong Praja yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengurai Keramaian (Raika) dalam bertugas diharapkan mengedepankan pendekatan komunikasi yang humanis.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto saat memberi pengarahan kepada personil satgas Raika yang bertugas di 15 Kecamatan.

“Senjata yang paling kuat dan strategis adalah komunikasi, intinya bertutur kata yang sopan dan humanis,” kata Danny Pomanto di hadapan seluruh Satgas Raika di Tribun Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Rabu (25/8).

Lanjut Danny mengimbau para Satpol PP mampu menahan diri dari emosi jika menghadapi warga yang melanggar aturan, bertemu dengan orang-orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak memikirkan penularan Covid-19.

“Walaupun Satpol bertindak benar, tapi dia lebih emosi, maka itu terlihat salah, maka kebenaran dari tugas kita tidak terlihat benar. kita pasti akan bertemu dengan orang yang tidak taat dan melanggar aturan, tapi itulah tantangan kita sebagai Satpol PP,” pesan Danny.

Pada kesempatan ini, Danny memberi 3 tips kunci pengendalian diri yang lebih humanis kepada masyarakat dalam menjalankan tugas.

“Ada 3 tips kunci pembekalan untuk satpol PP dalam menjalankan tugas tugasnya di lapangan, yaitu pengendalian diri, kesabaran, dan sikap profesional ini yang mesti dimiliki oleh setiap personel,” ungkap Danny.

Lebih jauh Danny mengatakan, kalau Satpol PP mampu mengendalikan dirinya, itulah Satpol profesional dan kalau mampu sabar itulah hal layak yang harus dilakukan, dalam menghadapi masyarakat ialah keras dan lembut, dengan melihat situasi kondisi yang terjadi.

“Keras dan tegas itu bukan berarti kasar, namun tegas itu selalu berdiri di atas hukum,” pungkas Danny.

Reporter: M Arif Alif
Editor: Sukma Paramita