SimpulRakyat.co.id, Luwu – Wisata Langit Ketujuh adalah nama paling tepat untuk menggambarkan indahnya pemandangan sebuah lokasi di Desa Sinaji, Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu.
Bukan hanya karena lokasinya yang berada di atas ketinggian, namun karena pemandangannya yang begitu indah, serasa barada diatas awan yang berlapis – lapis.
Memandang ke bawah, anda akan melihat sungai berkelok dengan air nan jernih. Memandang ke depan, anda akan disuguhkan deretan pepohon yang masih hijau nan rimbun. Sesekali, Kicauan burung liar seraya mengiringi terbitnya mentari di ufuk timur pagi itu.

“Coba lihat awannya, ini bukan lagi negeri di atas awan, tapi kita ini sudah di atas awan yang berlapis – lapis,” kata Ahkam Basmin, ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu, sembari menunjuk ke arah timur, tempat datangnya awan bergelombang itu.
Ie kemudian meremas gelas kopi panas yang ada di tangannya, sesekali juga ia teguk. Wajar, pagi itu masih dingin, sangat dingin, masih terasa sejak semalam. Ia bermalam di lokasi tersebut, menggunakan tenda camp, bersama rekannya yang tergabung dalam PP Trail Luwu. Memang, menjamah tempat eksotik adalah hobbynya di akhir pekan.
“Insha allah, nanti saya akan pesan seribu pohon pinus, nanti kita tanami di sekitar tempat ini, jadi hutan ini terjaga, untuk jangka panjang, bisa dinikmati anak dan cucu kita nantinya,” kata Ahkam, begitu ia menggambarkan kecintaannya terhadap tempat itu.
Berada di ketinggian sekitar 2000 MDPL, menjadikan Desa Sinaji, tempat yang jarang dikunjungi wisatawan. Sehingga tentu, masih sedikit yang mengenal tempat ini. “Hanya orang spesial memang yang bisa melihat pemandangan yang spesial,” tambah Ahkam melempar lelucon.
Padahal, Desa Sinaji dapat diakses menggunakan kendaraan roda empat, hanya berjarak 75 kilo dari kota Belopa. Jika menggunakan kendaraan roda dua, waktu tempuhnya hanya sekitar dua jam saja. Ruas jalan cukup luas untuk kendaraan.

Meski tempat itu belum ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu sebagai Objek Wisata, namun setelah viralnya foto – foto Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu mengunjungi tempat tersebut, Lokasi tersebut diserbu pengunjung. Beberapa diantaranya datang dari Toraja, Enrekang, Palopo, dan Sidrap.


Tinggalkan Balasan