SimpulRakyat.co.id, Makassar – Terkait adanya peristiwa kriminal yang dialami kader HMI di Makassar, menjadi gambaran kota yang dianggap tidak kondusif oleh Kabid Hukum dan HAM Kordinator Komisariat UIT, Kambrin
Diketahui, seorang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi korban begal di jalan Urip Sumoharjo tepat depan kantor gubernur Sulsel pukul 00.12 wita
“Kejadian yang dialami oleh kader HMI kemarin, merupakan duka mendalam bagi seluruh kader HMI se Indonesia. Dua tusukan yang mengenai tubuhnya merupakan luka berat yang berujung kritis dan sekarang sedang terbaring lemah di RS Ibnu Sina melakukan perawatan medis,” ujar Kambrin pada Senin (5/72020) melalui siaran persnya.
Ia kemudian mengkritik kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah kota Makassar.
“Insiden tersebut mempertegas bahwa kota Makassar tidak kondusif. Tindakan kriminal menjamur yang nyaris tak terhindarkan tentunya ini tidak terlepas dari lengahnya pengamanan dari pihak kepolisian. Perangi kriminal yang digebu-gebukan oleh pihak kepolisian tidaklah maksimal,” tegas Kambrin.
Ia kemudian meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembacokan rekannya.
“Tentunya kami sebagai kader HMI akan serius menyikapi persoalan ini. Langkah yang ditempuh sekarang melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian untuk segera melakukan penangkapan pelaku. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada kejelasan maka kami akan melakukan konsolidasi untuk mengambil sikap,” tutup Kambrin.


Tinggalkan Balasan