SimpulRakyat.co.id, Luwu – Bupati Luwu, Basmin Mattayang, lantik pejabat administrator dan pengawas lingkup pemerintah kabupaten Luwu, di halaman rujabnya, pada Kamis, (24/6/2021).

Mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19, acara pelantikan dibuka terbatas, untuk memastikan berjalannya protokol kesehatan, terutama menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan.

Dalam pelantikan ini, sebanyak 60 pejabat eselon 3 dan eselon 4 mendapatkan penyematan lambang tanda jabatan dari bupati Luwu.

Dalam sambutannya, Basmin menegaskan jika dalam pelantikan tersebut jauh dari praktek jual beli jabatan. Pasalnya ia selalu memegang terus prinsip dalam kepemimpinannya. Kompetensi, Karakter, dan loyalitas menjadi tolak ukur Basmin dalam memilh pejabatnya.

“Tidak ada obral jabatan, tidak ada jual-jual jabatan. Biasanya di tempat lain, satu minggu atau satu bulan sudah diumumkan ada pelantikan camat dan sebagainya. kalau saya tidak, tegas, tidak ada jual beli jabtan. Pengalaman saya di dunia birokrasi 20 tahun lebih dari separuh perjalanan hidup saya adalah jabatan. Saya termasuk orang yang tidak cukup 10 tahun sudah dapat jabatan,” ungkapnya kepada peserta pelantikan.

Basmin kemudian meminta kepada peserta pelantikan untuk memegang teguh prinsip untuk menjadi pelayan masyatakat yang baik, bukan justru dilayani masyarakat.

“Jabatan tu karena loyalitas kepada pimpinan, kemampuan kompetensi, dan karakter. Saya berharap selalu menjaga attitude, Jabatan tidak boleh digunakan untuk angkuh kepada masyarakat. Para pejabat dilantik, saya minta laksanakan tugas itu sebaik-baiknya. Saya adalah orang yang punya prisip. Kalau saya lantik di pagi hari, siang hari ada kesalahan, saya akan copot anda di malam hari,” tegasnya.