Satgas Yonif Raider 100/PS Pos Arso 13 Ajak Anak-anak Belajar Bersama

  • Whatsapp

SimpulRakyat.xo.id, Keerom – Memiliki bekal pengetahuan yang baik dan memiliki daya saing dalam dunia sekolah, anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS pada kesempatan kali ini Pos Arso 13 memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak Sekolah SD Negeri Arso 13 di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Senin (01/02/2021).

Demikian disampaikan Danki A Satgas Yonif Raider 100/PS Lettu Inf Arya Megah Miko mengatakan, dalam rangka membantu anak-anak sekolah disekitar pos yang sedang menerapkan belajar dirumah mengerjakan tugas-tugas yang diberikan Guru di sekolahnya, personel Satgas Yonif Raider 100/PS turut memberikan bimbingan belajar (Bimbel).

Baca Juga

“Sebelum berangkat tugas operasi kita sudah menyiapkan tenaga pengajar di masing-masing pos, mengingat pendidikan di perbatasan khususnya RI-PNG bisa dikatakan sangat rendah, dengan tenaga guru yang sedikit,” cetusnya.

Lanjutnya, hal inilah yang dilaksanakan oleh personel Pos Arso 13 yang dipimpin Serda Boang Manalu selaku Danru Pos Arso 13 bersama anggotanya Praka Vidiantoro sebagai tenaga pengajarnya, yang memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak disekitar pos.

“Bimbingan belajar ini untuk membantu adik-adik kita dalam memperjelas kembali pelajaran sekolah, hal ini juga merupakan komitmen Satgas sejak awal bertugas untuk bisa meningkatkan prestasi siswa di perbatasan,” terang Boang.

Hal serupa juga disampaikan Danpos Arso 13 Letda Inf Tri Yanto bahwa pemberian materi oleh tenaga pendidik disesuaikan dengan tingkat kelas mereka waktu masih sekolah dengan cara pembimbingan masing-masing anak per tingkat kelas.

“Anak-anak sangat antusias dalam menerima materi pelajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik yang rutin dilaksanakan di Kampung Naramben setiap sorenya,” katanya.

“Kegiatan belajar mengajar ini rutin diberikan tenaga pendidik Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS Pos Arso 13 kepada anak-anak perbatasan dengan jadwal yang telah terencana sebelumnya sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi kemajuan pendidikan di daerah perbatasan,” kata Danpos. (*)

Berita Menarik Lainnya