Dinkes Halbar Gelar Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menggelar Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di Aula Hotel Karunia Desa Jalan Baru Kecamatan Jailolo, Senin (30/11/2020).

Kegiatan yang berlangsung selama 2 Hari dari 30 November – 01 Desember 2020 ini telah menghadirkan 3 narasumber Surveior Akreditasi FKTP dari Kementerian Kesehatan Dinkes Provinsi Maluku Utara (Malut), dan peserta dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Puskesmas, Ketua Pokja UKM, UKP, Admin, dan Ketua Tim Mutu di 5 Puskesmas yg berada di Kabupaten Halbar. Dalam kegiatan tersebut juga ikut dihadiri Tim Pendamping Akreditasi Puskesmas.

Baca Juga

Kepala Dinkes Kabupaten Halbar Rosfinje Kalengit mengatakan, dalam upaya meningkatkan Mutu Pelayanan, Puskesmas Wajib di Akreditasi secara berkala paling lambat 3 tahun sekali dan di lakukan Survei Ulang (Re-Akreditasi) untuk memastikan bahwa proses perbaikan mutu telah berjalan dengan baik.

“Proses Akreditasi Puskesamas dilakukan oleh lembaga independen, yang diberikan kewenangan oleh Kementrian kesehatan RI, berdasarkan kode etik dan ketentuan pelaksanaan yang berlaku,” ungkap Rosfinje dalam sambutannya.

Fin sapaan akrab Rosfinje ini menambahkan, tujuan workshop PPI sendiri adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta workshop tentang konsep dan implementasi Manajemen resiko, sasaran keselamatan pasien dan pelaporan insiden keselamatan sehingga Puskesmas mampu menyusun dan melaksanakan program dan kegiatan manajemen resiko dan keselamatan pasien.

“Harapan kami, semoga dari kegiatan ini Puskesmas dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan program, kegiatan Keselamatan Pasien termasuk sistem pencatatan dan pelaporan insiden keselamatan pasien benar-benar di terapkan di Puskesmas,” ujarnya

Terpisah, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dinkes Halbar Sahril Amin menyampaikan, ini merupakan kelanjutan dari 3 workshop yang telah dilakukan, yaitu Pemahaman Standar dan Instrumen Akreditasi FKTP,  Keselamatan Pasien, dan Audit Internal.

“Kegiatan ini di ikuti oleh 5 Puskesmas terdiri dari 3 Puskesmas yang akan di survey perdana yaitu Puskesmas Balisoan, Baru dan Tolofuo, sedangka 2 Puskesmas yang di Akreditasi Ulang (Re-Akreditasi) adalah Puskesmas Kota Jailolo dan Sidangoli,” tutup Sahril. (MH)

Berita Menarik Lainnya