Seorang Napi Melarikan Diri dari Lapas Kelas II B Jailolo

  • Whatsapp
Salah Satu Warga Binaan Lapas Kelas II B Jailolo, Supardi alias Ferdi.

SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat – Salah Satu Warga Binaan Lapas Kelas II B Jailolo atas nama Supardi alias Ferdi, melarikan diri di Pelabuhan Ferry, Desa Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan (Jalsel), Kabupaten Halmahera Barat (Halbar).

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Jailolo Husaini Dio saat dikonfirmasi melalui via Telpon, Rabu (14/10/2020) membenarkan bahwa telah terjadi pelarian satu orang warga binaan atas nama Supardi alias Ferdi di Pelabuhan Ferry Sidangoli sekira jam 21.00 WIB.

Baca Juga

Sebelumnya dikabarkan, Supardi alias Ferdi meminta bantu kepada petugas dalam hal ini mengawalnya untuk mengambil barang titipannya di Pelabuhan Ferry Sidangoli, pada Selasa, pukul 11.34 WIB, Ferdi dikeluarkan menggunakan mobil dengan pengawalan Kasi Administrasi Keamanan dan Tantib Jafar Naipon, ditambah satu orang petugas Suhardi Djafar.

“Karena secara manusiawi dia berbuat baik didalam dan sering membantu petugas, mau tidak mau kami mengambil kebijakan untuk membantu mengantarnya dengan mobil ke Pelabuhan Sidangoli dan sampainya di Pelabuhan Ferry Sidangoli Ferdi langsung melarikan diri,” ungkap Kalapas pada wartawan.

Husaini juga mengatakan bahwa ini merupakan kalalaian dan juga pelajaran, semoga kedepannya tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi baik itu dirinya maupun staf yang lain.

“Saya juga berharap kepada semua pihak untuk membantu apabila melihat yang bersangkutan segera melapor kepada kami dan juga kepolias yang terdekat,” pungkasnya.

Lanjut diterangkan, pihaknya telah dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Sektor Sidangoli dan jajaran lainnya untuk melakukan pencarian, Petugas Lapas Kelas II B Jailolo dan Polsek Sidangoli diseputaran wilayah :

  • Perbatasan Halmahera Barat
  • Perbatasan Halmahera Utara
  • Pelabuhan penyebrangan Ferry Sidangoli-Ternate
  • Pelabuhan Penyebrangan Sofifi-Ternate

Sementara dilakukan juga penyebaran informasi data di media sosial, Facebook, Edaran Photo di Masyarakat dan semua pihak yang tergabung dalam Tim pencarian masih terus berupaya untuk melakukan penyisiran dan menunggu informasi dari masyarakat. (MH)

Disarankan Untuk Anda :