SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat – Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy meminta kepada para Kepala Desa (Kades) untuk menyajikan data yang benar terkait warga penerima bantuan beras dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Hal itu disampaikan Bupati Danny saat menghadiri acara peresmian gedung serbagunan dan gedung PAUD di Desa Gamomeng, Kecamatan Sahu Timur, Selasa (22/09/2020).

Ia menyampaikan, saat dirinya mengikuti Sekolah Partai PDI Perjuangan, di kesempatan itu juga dirinya bertemu Menteri Sosial (Mensos), sehingga dirinya menyampaikan bahwa di masa pendemi Covid-19 ini, rakyat Halbar sangat membutuhkan uluran tangan dari Pempus.

Olehnya itu, kata Danny, Mensos memberikan jatah di Halbar sebanyak 6000 Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bantuan beras per dua bulan 30 kilo gram.

“Jadi untuk Halbar, pak Mensos memberikan jatah 6000 KK penerima bantuan beras,” ungkap Danny.

Kendati demikian, orang nomor satu di Pemkab Halbar ini meminta, agar para pendamping desa mendampingi Kades untuk melakukan verifikasi data, sehingga warga yang nantinya menerima bantuan beras adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Jadi saya ingatkan, Kades dan Camat, jangan nepotisme atau pilih kasih, tapi bantuan yang nantinya disalurkan sampai kepada masyarakat yang benar benar berhak menerima bantuan,” tegasnya.

Selain itu, kata Danny, ada juga Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos, jadi setiap saat dirinya akan melakukan konfirmasi kepada masyarakat yang menerima BST, agar tidak terjadi komplain.

“Saya berharap, kita semua melaksanakan tugas dengan baik, agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” pungkasnya. (MH)