SimpulRakyat.co.id, Makassar – Lonjakan tagihan air bersih di masa pandemi, menjadi salah satu persoalan yang sering dikeluhkah pelanggan PDAM di kota Makassar.
Menanggapi hal tersebut, Kabag Humas Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum kota Makassar Muhammad Rusli, menerangkan bahwa kenaikan tagihan bisa terjadi lantaran beberapa faktor, di antaranya:
- Peningkatan pemakaian air
- Terjadi kebocoran instalasi di dalam rumah pelanggan
- Terjadi tumpukan angka sebagai akibat dari hasil taksasi/perkiraan angka input bulan sebelumnya yang rendah dan pada saat disesuaikan dengan angka meteran terjadi peningkatan pembayaran.
- Terjadi penurunan drastis pembayaran karna saat taksasi angka yang diinput bulan sebelumnya tinggi, sehingga pada saat disesuaikan dengan angka meteran, pembayaran turun.
“Meter merupakan salah satu alat pengukur dan merupakan pengadil antara PDAM Makassar dengan Konsumen karena ini adalah alat ukur dalam menunjukkan angka pemakaian air yang menjadi nilai dalam lembar rekening.” ujar Rusli kepada Awak media SimpulRakyat.co.id, Senin (7/9/2020).

Selain itu, persoalan yang sering timbul adalah ketika petugas baca meter tidak dapat mengakses secara langsung fisik meter, lantaran pintu pagar rumah pelanggan tertutup, sehingga harus memasukkan angka taksasi atau angka perkiraan yang menyebabkan menumpuknya angka di dalam meter atau sebaliknya.
Untuk menghindari kejadian ini, Manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar mengambil kebijakan pemutusan sementara distribusi air bersih, jika dalam dua bulan berturut-turut petugas tidak dapat membaca angka meter pelanggan secara langsung.
“Tindakan ini merupakan hal sangat bijak agar tidak menimbulkan permasalahan lebih besar dan kerugian antara kedua belah pihak kedepannya,” terang Rusli.
Interaksi antara pelanggan dengan petugas baca meter sangat dibutuhkan untuk mengurangi berbagai permasalahan seperti kesalahan pencatatan serta mengedukasi pelanggan terhadap kebocoran instalasi dalam rumah.
“Selain bertugas mengambil data angka meter, mereka juga harus mampu menganalisa pemakaian pelanggan dan hal-hal lain yang sering terjadi pada meteran misalnya Meter macet, Buram dan kebocoran instalasi dalam rumah dan lain-lain,” tambahnya.
Berikut tips-tips PDAM agar mencegah terjadinya lonjakan tagihan air:
- Rawatlah meter Anda dengan baik dan bersihkan setiap saat.
- Jangan biarkan ada tumpukan benda-benda berat di sekitar meter air Anda.
- Permudah letak meter untuk diakses pembaca meter.
- Periksa setiap saat meter air Anda utamanya pada malam hari (tekanan air kuat) dengan cara
tutup semua kran dalam rumah Anda dan periksa putaran meter, jika berputar berarti indikasi terjadi kebocoran instalasi dalam rumah Anda. - Adakan komunikasi dengan petugas baca meter dengan mengambil nomor teleponnya.
(BM)


Tinggalkan Balasan