SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat – Nasib nahas dialami Ardi Saltibi (17), pemuda asal Desa Lolori, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, harus meregang nyawa saat ia dan dua rekannya mengalami kecelakaan.

Ardi yang mengendarai kendaraan roda dua tipe Revo dengan Nomor Polisi DG 3413 M, tewas di tempat ketika bertabrakan dengan motor Mio tanpa nomor polisi yang dikendarai Ayanhar Dano Hi Jae (28) asal Desa Peot, Kecamatan Sahu, di jalan umum Hoku-hoku Kecamatan Jailolo, Sabtu (05/09/02020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekira pukul 22.40 Wit, motor Revo yang dikendarai oleh Ardi yang berboncengan dengan dua rekan perempuan atas nama Arahangela (15) dan Marselin Yamko (15) asal Desa Tedeng dari arah Polsek Jailolo menuju Desa Hoku-hoku.

Namun, tepat di depan toko bangunan Pertigaan Caffe Mayoma, Amri yang mengendarai motor Mio dari arah Desa Hoku-hoku saling bertabrakan, sehingga diduga kepala Ardi terbentur di jalan aspal dan langsung tewas di tempat.

Sementara itu, dua rekan perempuan mengalami luka di bagian kepala, telinga, tangan dan kaki, sementara Ayanhar mengalami luka di tangan, dagu dan hidung.

”Motor Revo dari arah Polsek dan motor Mio dari arah Hoku-hoku, tiba tiba saling tabrakan di depan toko bangunan,” kata salah satu warga  di TKP.

Kasat Reskrim AKP Abdul Hafid ketika dikonfirmasi, membenarkan ada kecelakaan dan satu orang meninggal, namun saat ini masih dilakukan pendalaman oleh penyidik Satlantas di TKP.

”Iya ada kecelakaan dan satu meninggal,” katanya.

Untuk korban yang meninggal, kata Hafid, sudah dipulangkan ke rumah korban di Desa Lolori, sementara tiga korban lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Jailolo.

”Korban yang meninggal sudah pulangkan ke rumah orang tua, sementara tiga korban lainnya masih dalam perawatan di RSUD Jailolo,” pungkasnya. (MH)