SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Aliansi Pemuda Pesisir Nusantara (APPN) Sulsel bersama Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor DPRD Kabupaten Pangkep, Kamis (27/8/2020).
APPN dan IPPM mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep segera menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam angin puting beliung di Kecamatan Liukang Kalmas.
“Lambatnya bantuan kepada korban sebagai bukti pemerintah setempat kurang tanggap dalam penanggulangan bencana yang terjadi di Kecamatan Liukang Kalmas,” kata Ketua APPN Sulsel, Maskur dalam orasinya.

Bahkan parahnya, lanjut Maskur, masih ada 42 Kepala Keluarga (KK) yang belum terdaftar dan mereka juga terdampak dari bencana puting beliung, dari bantuan senilai Rp576,542 juta.
Baca: Kabar Duka, Dua Pulau di Desa Sabaru Diamuk Angin Puting Beliung
Ketua APPN Sulsel ini juga menyebut lambatnya penyaluran bantuan bencana angin puting beliung, lantaran Camat Liukang Kalmas, Ahmad Asnawi dinilai tidak koperatif dalam mengawal bantuan tersebut.
“Warga sangat berharap Camat sebagai penyambung lidah guna percepatan bantuan korban angin puting beliung, malah tidak jelas dan sebaliknya,” kesal dia.
Baca: Kasihan, Bayi Usia 3 Hari di Pulau Sabaru Meninggal Dunia Usai Ditimpa Bencana
Diketahui, saat demo berlangsung di depan Kantor DPRD Pangkep, Kabid BPBD Pangkep, Ridwan Syam mengaku kesulitan menghubungi Camat Liukang Kalmas. Handphone milik Ahmad Asnawi tidak aktif.
“Camat Liukang Kalmas sudah kami hubungi beberapa kali, namun nomornya tidak aktif-aktif,” ujar Ridwan Syam.
Mendengar pernyataan itu, pihak APPN Sulsel dan IPPM Pangkep, menganggap Pemerintah Kecamatan Liukang Kalmas seolah-olah sengaja memperlambat proses penyaluran dana bantuan untuk warga yang terdampak.
“Kami juga mendesak pemerintah untuk mempercepat penyaluran dana korban tersebut, ketika sampai 4 hari kedepan tidak ada kejelasan, maka kami dari Aliansi Pemuda Pesisir Nusantara Sulawesi Selatan akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak lagi,” pungkas Maskur.
Baca: APPN Sulsel Pertanyakan Dana Bantuan Korban Angin Puting Beliung Liukang Kalmas
Sekadar diketahui, sebelumnya dua desa di Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, yakni Desa Sabaru dan Desa Pammas tertimpa musibah angin puting beliung pada Januari 2020 lalu. Dari musibah itu, sejumlah rumah warga porak-poranda.
Penulis: Ismail K


Tinggalkan Balasan