SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Masyarakat Desa Sabaru, Kabupaten Pangkejene dan Kepulauan (Pangkep) dikejutkan dengan amukan angin puting beliung yang melanda pemukiman warga. Atas insiden ini, dikabarkan puluhan rumah warga mengalami rusak parah dan sebagian ada yang rata dengan tanah, Minggu (5/1/2020).
Kabar insiden ini dibenarkan oleh Plt Desa Sabaru Abd Rahman. Ia menyampaikan bahwa ada puluhan rumah wargannya yang jadi korban amukan angin puting beliung di desanya yang terdiri dari dua pulau. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa rumah masyarakat tersebut ada yang rusak ringan, sedang dan ada yang rata dengan tanah.
“Telah terjadi kerusakan (roboh) beberapa rumah warga Pulau Sabaru dan Pulau Pamalikang, Kecamatan Liukang
Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan,” ungkap Rahman ke media ini.

Lanjut dikatakan, puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan dan kerusakan parah (roboh) akibat dari terjangan angin kencang atau bencana alam.
“Kerugian (ditaksir-red) ratusan juta rupiah, kami dari jajaran Pemerintah Desa Sabaru bersama masyarakat bahu-membahu menolong para korban bencana alam,” jelas dia.
Untuk diketahui, daftar nama warga Pulau Sabaru korban bencana alam, yakni Harmain, Maulid, M Jabir Dg Tata, Abd Salam, Abd Rahman, Abd Hamid, Mardewi, M Arif, Sarifuddin, Abd Halid, M Amin, M Darwis, Husnia, Hafsah, Suhaer, Saheruddin dan bangunan SMP Satap 13 Sabaru.
Sementara korban di Pulau Pamalikang, yakni Sitti Mani, Suaib, Hasmiati, Laeuda, Nasution, Harlina, St Hawang, Suaib, Suhardi, M Sail, Nurlia, Samsuadi, Muhung, M Ilyas, M Saing, Chusni, Amiruddin, Mulis, Hasmi, Hawanong, Hammading, Mansyur S, Syamsuddin, M Basir, Kaharuddin dan Husain Ramli.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, tapi warga Desa Sabaru diminta untuk tetap waspada dikarenakan angin masih kencang.
“Tidak ada korban jiwa, tapi angin masi kencang,” pungkas Abd Rahman.
Selain itu, atas musibah ini, salah satu anggota Aliansi Pemerhati Kalmas (APK) Pangkep Farawansa yang akrab disapa Panca berharap, semoga ada perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Pangkep terkait dengan bencana yang menimpa Desa Sabaru.
Penulis: Faried W


Tinggalkan Balasan