SimpulRakyat.co.id, Makassar – Ratusan pedagang kaki lima (PK5) yang tergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Kota Makassar, geruduk kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin (20/7/2020) siang.
Aksi unjuk rasa ini digelar dengan berorasi secara bergantian dan membentangkan spanduk tuntutan.
Dalam tuntutannya, SRMI meminta Wali Kota Makassar agar membuat regulasi agar PK5 dapat kembali berjualan di sekitaran Pantai Losari.
“Kami Asongan dan PK5 Anjungan Losari meminta kepada pemerintah kota Makassar agar bisa berjualan kembali, dan mendapatkan bantuan modal awal untuk berjualan lagi,” ungkap Firdaus dalam pernyataan sikapnya.
Selain itu, Ketua SRMI menyebut kebijakan Pj Wali Kota Makassar terkait ekonomi saat ini keliru. Kebijakan Wali Kota tersebut disebutnya mematikan rakyat miskin kota.
“Jelas kebijakan Wali Kota saat ini keliru. Mall-mall disuruh buka, pengusaha besar boleh buka, sedangkan pedagang-pedagang kecil, justru dilarang buka,” ungkapnya saat ditemui awak media.
Aksi kemudian berakhir setelah Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kota Makassar mengundang perwakilan peserta aksi untuk melakukan audiensi. (M Fatwa)


Tinggalkan Balasan