SimpulRakyat.co.id, Makassar – Tidak ditemui Rektor, ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unismuh, melanjutkan aksi unjuk rasa dengan menyegel kampusnya, Rabu (22/7/2020) malam.
Berdasarkan pantauan reporter SimpulRakyat.co.id, kendaraan yang hendak keluar dan masuk kampus tertahan dan tidak diperbolehkan melintasi Gerbang Kampus.
Dalam aksinya, mahasiswa juga menempelkan pesan di Gerbang Kampus bertuliskan “Kampus ini disita mahasiswa menggugat”.
Aksi memblokade kampus ini rencananya akan terus digelar hingga Rektor Unismuh Makassar menerima tuntutan para demonstran atau menemui demonstran secara langsung.
Sebelumnya, siang tadi mahasiswa ini juga melakukan aksi bakar ban di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, demi meminta pihak kampus meringankan beban mahasiswa dalam pembayaran BPP.
“Kami meminta kepada pihak kampus dalam hal ini ayahanda Rektor Unismuh Makassar untuk memberi potongan pembayaran BPP sebesar 20% dan memberikan jadwal wisuda dalam kurun waktu satu kali dua puluh empat jam,” ungkap orator dari BEM FAI. (M Fatwa)


Tinggalkan Balasan