FISIP-Pascasarjana UIT Gelar Webinar Nasional dan Teken MoU dengan Unpad

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Makassar – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) bersama Pascasarjana Universitas Indonesia Timur (UIT) melaksanakan Webinar Nasional secara virtual, Jumat (26/6) lalu, dengan mengusung tema “Daya Tahan Bangsa di Masa Pendemi Covid-19”.

Webinar Nasional secara virtual ini menghadirkan nara sumber Dr Raden Ahmad Buchari, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Dr Sukardi dari Bareskrim Polri, tema “Ketahanan dan Keamanan Nasional Darurat Covid – 19”.

Baca Juga

Hadir acara ini Wakil Rektor IV Zulkarnain Hamson, Wakil Rektor III Muh Khaerul Nur, Direktur Pascasarjana Prof Dr Hj Maemunah Dawi, Asdir I Pascasarjana Dr Patawari, Dekan Sospol Dra Nani Harlinda Nurdin, dan Ketua Prodi Ilmu Administrasi Moh Yunus.

Selain itu, hadir pula Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Fyan Andinasari Kuen, Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan Sitti Mirza, AM Azhar Aljurida, Nurmillah Ilyas, Mitha Mayestika Kuen, Kepala BAAK H Gazali, Ketua LPM Drs Hanafi Kadir, Dekan Keperawatan Yurniati, dan Asbah Hamid.

Ketua Panitia Moh Yunus, melaporkan kegiatan Webinar Nasional diikuti sekitar 500 orang dari seluruh Indonesia dengan berbagai instansi hadir dari TNI, LBH, Pengacara, dan beberapa kampus lain yang hadir mulai tingkat lokal sampai Nasional.

Kampus yang dimaksud seperti Unhas Makassar, UIN Alauddin Makassar, dan juga di hadiri peserta dari luar Sulawesi, yakni UNAS Jakarta, Universitas Azzahra Jakarta, Unpad Bandung, Universitas Yapis Papua, dan beberapa kampus dari Kalimantan Yogyakata, Papua dan Sumatera.

“Terima kasih kepada peserta atas partisipanya mengikuti acara ini dan mohon maaf bilamana acara ini tidak sesuai dengan harapan para peserta,” kata Moh Yunus.

Moderator acara Webinar Nasional ini di pandu AM Azhar Aljurida (Kandidat Doktor Doktor Sospol Unhas). Kegiatan ini dimulai dari pukul 14.00 Wita sampai 17.00 Wita, telah berjalan dengan sukses.

Dr Rd Ahmad Buchari mengatakan, konsepsi ketahanan nasional tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan fisik semata tetapi lebih pada sikap konsultif dan kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan peka kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

“Kunci daya tahan bangsa yaitu Integritas, Kecerdasan dan semangat. Tanpa Integritas yang dua hal ini tidak akan gunanya, jadi integritas ini atau perbuatan memegang janji menjadi ukuran kita,” terang dia.

Lanjut dikatakan, kita juga mengenal di Islam FAST (Fathonah, Amanah, Shisddiq dan Tabliqh). Mudah-mudahan bencana ini cepat berlalu agar bangsa kita bisa memahami dan bisa melaluinya dengan kebutuhan dan ketahanan nasional.

“Kita mengawal pemerintahan yang baik dan bahkan garda terdepan membangun moralitas,” kata Ahmad Buchari.

Dr Sukardi mengatakan, melawan Covid-19 sudut pandang hukum, tindakan tegas dan konkrit dari Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 mengingat di masa pandemi nyawa manusia (rakyat) menjadi terancam Untuk menjalankan amanat dari konstitusi.

“Pemerintah wajib melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah Indonesia (Elenia ke-4 Pembukaan UUD NRI 1945) maka produk Hukum dari Pemerintah bukan imbauan tapi keputusan pemerintah totalnya untuk mengarahkan segala kemampuan yang dimiliki untuk menyelamatkan hidup setiap orang termasuk kekuatan sektor ekonomi dan keuangan negara dalam memerangi Covid – 19 di Indonesia,” papar dia.

Sukardi juga mengajak peserta Webinar, untuk bersatu lawan Covid -19 dengan di rumah aja, jaga jarak, jaga kesehatan jaga kebersihan, jaga lingkungan, jaga bangsa Indonesia, jaga negara kesatuan.

Direktur Pascasarjana UIT, Prof Dr Maemunah Dawi, dalam sambutannya mengaharapkan bahwa kegiatan Webinar di masa pandemi ini akan senantiasa digalakkan, kiranya keberlanjutan ilmu pengetahuan tidak terputus dikarenakan pemerintah mengimbau untuk bekerja di rumah.

“Kuliah, dan diskusi ilmiah dapat dilakukan dengan cara Daring dan memanfaatkan media yang ada,” kata dia,

Asdir I Pascasarjana, Dr Patawari menjelaskan, penyelanggara kegiatan berharap bahwa kegiatan ini akan berlanjut dengan melakukan rencana MoU di beberepa kampus seperti Unpad, Unhas, Universitas Azzahran dan Yapis.

“Baik dalam penelitian maupun dalam pengabdian dan hal tersebut sudah dikomunikasikan dengan beberapa kampus dalam waktu dekat rencana akan direalisasikan,” uangkap Dr Patawari.

Sementara itu, Dekan FISIP Dra Nani Harlinda Nurdin,menyampaikan terima kasih kepada nara sumber bisa hadir dalam acara Webinar Nasional ini.

“Kami berharap semoga kegiatan ini berkelanjutan pada acara berikutnya,” harap dia.

Pada acara yang sama, Universitas Indonesia Timur (UIT) telah melakukan kerjasama Universitas Padjadjaran (UNPAD) dipandu Wakil Rektor 4 Bidang kerjasama UIT Zulkarnain Hamson, dan UNPAD Prof Dr Reixa D Dienaputra WR 3 dan Indrawati Yuda Asmara Puris, Pengembangan dan Pemberdayaan Desa. (*)

Disarankan Untuk Anda :