Minta Maaf, Kadishub Luwu Janji Akan Bina Anggota yang Nakal

SimpulRakyat.co.id, Luwu – Diduga oknum berseragam Dinas Perhubungan kabupaten Luwu, disebut melakukan Pungli saat menjalankan tugas tidak jauh dari perbatasan Luwu-Wajo, Selasa (19/05/2020) dinihari.

“Dalam perjalanan dari Lutra menuju Sidrap, saya melintas di perbatasan Luwu-Wajo, tepat di depan posko tim gugus milik Pemerintah Luwu, tiba-tiba saya diberhentikan oleh seorang lelaki berpakaian mirip seragam petugas Dinas Perhubungan, dan saya pun mencoba berhenti tepat di samping lelaki tersebut,”

Baca Juga

“Setelah saya membuka kaca pintu mobil, dengan nada rendah dia menyapa dengan kalimat ‘adakah pembeli aqua bosku?’, sambil merasa kaget saya pun menyalakan lampu ruangan mobil sembari mengeluarkan uang dari dalam saku celana,”

“Finally, saya menemukan selembar uang kertas bergambar pahlawan asal Papua, Frans Kaisiepo, kemudian langsung menyerahkan ke lelaki (itu),” cerita Ilham sang pengemudi kepada reporter SimpulRakyat.co.id.

Ilham mengaku baru pertama kali mendapatkan perlakuan demikian selama melintas di Kabupaten Luwu.

“Saya sering lewat, tapi barusan ada yang minta seperti itu, baru pertama kali ini,” sambungnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) kabupaten Luwu, Supriadi, membenarkan adanya operasi yang digelar anggotanya dini hari tadi.

“Izin komandan setelah saya hubungi anggota yang bertugas tadi malam, saya mendapat informasi bahwa dari pihak petugas gabungan dalam rangka pengamanan lebaran (Pos Ketupat) Satlantas, Dishub dan Satpol PP mengadakan Operasi Ketupat dari jam Dini hari sampai sahur. Laporan itu saya terima komandan. Jadi tidak ada kaitannya dengan Covid-19. Demikian yang saya laporkan komandan selanjutnya minta petunjuk. Wassalam. Ini laporan dari Kasi lalin sama saya, dinda,” ungkapnya.

Supriadi kemudian menyayangkan, adanya isu dugaan pungli yang dilakukan anggotanya. Menurut dia hal tersebut tidak pantas untuk dilakukan, pasalnya petugas harusnya menjadi pelayan masyarakat, bukan masyarakat melayani petugas.

“Laporan tersebut di atas sala satu perbuatan yang tidak terpuji Seorang petugas atau tidak pantas dilakukan, Karena Dishub adalah pelayan masyarakat di bidang transportasi selamat sampai tujuan, bukan masyarakat yang melayani petugas,” tegasnya via Whatsapp saat dikonfirmasi.

Lanjut, Supriadi berjanji akan memberikan tindakan tegas kepada anggotanya yang berbuat nakal. Dirinya juga meminta maaf kepada masyarakat yang telah diresahkan oleh oknum tersebut.

“Saya sebagai penanggungjawab Dishub akan menindak anggota yang menyalagunakan tugas di lapangan. Jadi ada pun hal-hal dilakukan anggota anggota saya yang tidak terpuji, saya bertanggungjawab, dalam ini menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian anggota dalam melaksanakan tugas, insyah Allah akan saya bina,” pungkasnya. (M Fatwa)

Disarankan Untuk Anda :