SimpulRakyat.co.id, Kao Halmahera Utara – Gedung Gereja Eklesia di desa Goruang Kecamatan Kao, hangus dilalap si jago merah, Rabu (26/02/2020), siang tadi.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Utara, ketika dihubungi media ini, membenarkan kejadian ini.
”Pada hari ini, Rabu 26 februari 2020 pkl 11.15 wit, telah terjadi kebakaran di gedung Gereja Ekelsia di Desa Goruang kec kao,” kata juru bicara Polres Halmahera Utara, Iptu Mansur Basing SH melalui sambungan seluler.
Dia juga mengungkapkan, dari keterangan beberapa masyarakat yang dihubungi mengatakan, api bersumber dari gudang tempat penyimpanan barang bahan-bahan bangunan Gereja tersebut.
“Api menyala besar, berasal dari gudang tempat menyimpanan barang- barang bangunan Gereja, yang lokasinya berada tepat disamping kanan Gereja,” ungkap Kasubag Humas mengutip keterangan salah satu warga.
Sementara, dugaan sumber api berasal dari mana, Iptu. Mansur Basing, SH menjelaskan, berasal dari hubungan arus pendek alias kosleting.
“Menurut saksi, sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik, yang merembet dan membakar gudang gereja tempat menyimpanan barang-barang bangunan,” ucap dia.
Ketika dikonfirmasi kerugian yang ditaksir akibat peristiwa kebakaran ini, Kasubag Humas mengatakan, segalanya belum sempat dihitung secara detail. Tapi menurut dia, ada beberapa daftar benda-benda milik Gereja yang hangus terbakar.
“Kerugian secara keseluruhan, kita belum menghitung secara detail. Yang jelas, barang-barang milik Gereja yang hangus terbakar adalah, Leptop 1 unit, printer 1 unit, Mic 3 buah, Infokus 1 unit, Kursi 100 buah, Kipas angin 8 unit, Fawer tipe 1 unit, Stavolt 1 unit, Alkitab 2 buah, Pohon Natal 1 unit,” tutur dia, sambil mengakhiri keterangannya kepada juru warta. (Reynold)


Tinggalkan Balasan