SimpulRakyat.co.id, Bantaeng – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bantaeng bersama Polres Bantaeng menggelar sosialisasi moderasi beragama dan dialog pemuda lintas agama yang mengusung tema ‘Merajut Keberagaman dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)’.

Sosialisasi dan dialog yang diikuti dari unsur FKUB dan sejumlah Pemuda dari OKP Lintas agamaini di Aula Endra Dharmalaksana 99 Polres Bantaeng, Jumat (28/12/2019) kemarin.

“Kegiatan ini diharapkan akan makin memperkukuh kerukunan antarumat beragama khususnya di Kabupaten Bantaeng,” ungkap Ketua FKUB Kabupaten Bantaeng, Muhammad Natsir.

Anwar Abu Bakar menyampaikan, untuk skala nasional, Sulsel berada pada posisi kedelapan untuk Indeks Kerukunan umat beragama dengan indeks 75,7%. “Ini lebih tinggi dari indeks secara nasional yang hanya berada pada posisi 74%,” bebernya.

“Sejumlah aspek dalam moderasi beragama, diantaranya bahwa Agama tidak boleh lagi dimoderasi, akan tetapi cara dan perilaku beragama itulah yang perlu dimoderasi,” kata mantan Kakan Kemenag Bantaeng ini.

Lanjut dikatakan, moderasi sesungguhnya adalah cara kita bersikap secara moderat dalam arti tidak memposisikan diri pada posisi ekstrim kanan yang cenderung radikal dan juga tidak memposisikan diri pada posisi ekstrim kiri yang cenderung liberal.

“Inilah yang disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai umat yang washotiyah,” ujarnya.

Mantan Kakan Kemenag Gowa ini mengajak kepada seluruh perserta untuk bersama-sama menjaga dan merawat NKRI.

“Sejatinya kita semua bertanggung jawab untuk bersama-sama menjaga dan merawat kedamaian di negeri ini,” ungkapnya.

Kepada para para dai, mubalig, ustaz, pendeta, dan semua pemuka agama lainnya, Anwar mengimbau agar senantiasa menyampaikan dakwah yang menyejukkan di tengah-tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjaga hati karena ketika bertindak dengan menggunakan hati maka hasilnya akan jauh lebih baik.

Adapun narasumber yakni Kakanwil Kemenag Sulsel, Anwar Abu Bakar membawakan materi ‘moderasi kerukunan umat beragama’, Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri dengan materi ‘penanggulangan paham radikalisme dan terorisme’, dan Sekretaris FKUB Bantaeng, Muhammad Ahmad Jailani dengan materi ‘peran pemuda dalam menjaga dan merawat KUB di Kabupaten Bantaeng’. (*)