SimpulRakyat.co.id, Bulukumba – Keseruan kegiatan Kemah Inklusi yang mendorong para penggila kopi untuk terlibat didalamnya berlangsung mulai 20-22 september 2019 di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba.
Acara ini di hadiri dari berbagai daerah yakni Jakarta, Jogja, NTB, NTT, Palu dan Papua sesuai dengan tema “Persatuan Indonesia Butuh Kopi Kahayya”, dimana melalui media kopi diharapkan dapat menjalin silaturahmi dan membangun persaudaraan.
Dalam sambutannya Kadis Pemuda dan Olahraga, Drs Asmar Amir, menjelaskan penting pengembangan desa inklusif untuk mendorong pengelolaan sumber daya alam yang bekelanjutan.
“Saya sangat mengapresiasi kemah inklusi ini sebagai wujud silaturahim serta memperkenalkan wilayah bisa dikatakan paling terpencil di bulukumba yang memiliki banyak potensi alam yakni desa kahayya ini,” ucapnya.
Berbagai macam kopi, makanan dan kerajinan tangan dipamerkan pada kegiatan tersebut diantaranya, kopi kahayya, seni lukis bakar, kopi toratima, kopi rombeng, wine kopi, minatur pinisi, kopi malakaji, lame-lame rakang, dodoro’, madu kahayya dan masih banyak lagi.
Adapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada acara ini yakni, lomba permainan tradisional, lomba roasting tradisional, lomba penulisan, lomba foto dan film, karnaval kopi lompobattang, workshop inklusi, malam seni dan budaya, gerakan 1000 pohon, kahayya trail run.
Penampilan dari MTM (musik trotoar makassar) ikut memeriahkan acara serta pagelaran seni diantaranya aksi seni gambus kahayya,gambus pinus rombeng, seni tari, puisi dan stand up comedy.
Penulis : Ary


Tinggalkan Balasan