SimpulRakyat.co.id, Makassar – Jelang hari ulang tahun (HUT) ke 17 Republik Indonesia (RI) Gerak Buruh Makassar angkat bendera dalam aksi menolak revisi Undang-undang (UU) No.13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan versi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
Aksi ini diwarnai puluhan massa sambil bentang sepanduk yang berlangsung di pelataran gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo, dekat Fly Over, Kota Makassar, Jumat (16/8).
Dalam aksinya, Jenderal Lapangan (Jenlap) Kusnadi menolak keras revisi UUK versi Apindo, Ia menyatakan sikap menolak kebijakan Presiden Joko Widodo.
“Upah murah dan sistem kerja yang sangat fleksibel tentu juga sangat berdampak pada posisi kekuatan buruh dan serikat buruh yang ada di Indonesia, maka dari itu, dengan adanya isu revisi UUK versi Apindo, tentu kami dari Gerak Buruh Makassar sepenuhnya menolak akan usulan tersebut,” ujar Kusnadi.
Lanjut dia, usulan Apindo akan semakin memperparah kondisi ekonomi para buruh di Indonesia.
“Dengan ini, kami menyatakan sikap tegas terhadap pemerintah rezim Jokowi bahwa kami menolak revisi UU No.13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan versi Apindo dan libatkan Buruh di Indonesia dalam penyusunan UUK,” tegasnya.
Reporter: Faried W


Tinggalkan Balasan