SimpulRakyat.co.id, Tobelo Halmahera Utara – Peristiwa yang menggerkan warga sekitar dan sempat menyita perhatian masyarakat kota Tobelo, terjadi Kamis kemarin.
Pasalnya, seorang pria ditemukan sudah tidak bernyawa alias meninggal dunia dalam sebuah kamar mandii dengan kondisi tergantung dan tali masih terikat dilehernya.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Halmahera Utara, Aiptu Hopni Saribu ketika dikonfirmasi persoalan ini membenarkannya.
Menurut dia, kasus ini terjadi hari kemarin, Kamis (15/08) sekira pukul 18.00 WIT.
“Iya memang benar, telah terjadi gantung diri hari Kamis malam kemarin,” kata Saribu, Jumat (16/08) pagi tadi.
Kejadian ini menurut Kasubag Humas, tepatnya terjadi di desa Pale, kecamatan Tobelo Selatan.
Dari penuturannya, kematian korban dengan cara gantung diri diketahui setelah perempuan yang adalah isterinya, berteriak meminta pertolongan warga sekitar .
“Begini kejadiannya, sore hari, pulang dari kebun dalam keadaan mabuk, korban terlibat pertengkaran dengan isterinya. Karena takut, isterinya langsung pulang memanggil orang tuanya yang kebutulan tidak berjarak jauh yaitu, di desa Tioua. Sekembalinya, sang isteri sempat mencari keberadaan suaminya, yang berada di dalam kamar mandi. Namun naas, setelah dicek dalam kamar mandi, suaminya dalam keadaan tergantung dengan tali mengikat dilehernya,” tutur Saribu menyampaikan kronologis kejadian ini.
Setelah melihat kondisi ini, sambung Kasubag Humas, isterinya berteriak meminta pertolongan warga, guna membuka tali dari leher korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo.
Namun sayangnya, dari pengakuan pihak RSUD, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia semasih berada di rumah.
Sampai sekarang ini, pihak Polres Halmahera Utara masih mendalami motif dari penyebab gantung diri korban dengan memeriksa saksi-saksi.
Sementara, korban sendiri teridentifikasi bernama Fetli Makatika (32) warga desa Pale yang berprofesi sehari-hari sebagai seorang petani.
Reporter: Reynold


Tinggalkan Balasan