SimpulRakyat.co.id, Luwu – Kisah Muhammad Ghibran, siswa sekolah dasar di Dusun Minanga Tallu, Desa Tanjung, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, yang setiap malam belajar hanya menggunakan penerangan pelita, mendapat perhatian serius dari PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belopa, Selasa (30/06/2026).
Melalui program Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, keluarga Mursalim dipastikan akan mendapatkan bantuan penyambungan listrik. Bantuan ini ditujukan bagi warga kurang mampu yang selama ini belum dapat menikmati layanan kelistrikan.
Kepala Kantor PLN ULP Belopa, Riki Triputra, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan akses listrik yang merata sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini adalah bentuk kepedulian YBM PLN kepada keluarga kurang mampu, dalam hal ini keluarga Bapak Mursalim di Desa Tanjung, Kecamatan Bua Ponrang, agar mereka dapat menikmati pelayanan listrik,” ujar Riki.
Menurutnya, kehadiran listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan semata, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan kualitas hidup, termasuk mendukung kelancaran aktivitas belajar anak-anak di rumah.
PLN berharap keluarga Mursalim segera merasakan manfaat listrik yang aman dan andal, sehingga dapat menunjang kebutuhan sehari-hari serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan keluarga.
Riki juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran program bantuan ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama antar berbagai pihak menjadi kunci penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
“Kami dari PLN ULP Belopa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ke depannya, PLN akan terus berupaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan, guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Luwu,” tuturnya.
Bantuan penyambungan listrik melalui YBM PLN ini diharapkan menjadi awal perubahan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga Mursalim. Bagi Ghibran, yang selama ini belajar dengan cahaya pelita, kehadiran listrik menjadi harapan baru untuk menuntut ilmu dengan penerangan yang lebih baik dan menatap masa depan yang lebih cerah.


Tinggalkan Balasan