SimpulRakyat.co.id, Makassar – Makassar King Community (MKC) menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) dalam rangka menjalin silaturahmi bersama seluruh anggota komunitas di Warkop Sombere Jl. DR Leimena kec. Panakkukang kota Makassar, Sabtu (22/5/2021).

Pada momen ini juga dilakukan pengukuhan sekaligus peresmian kepengurusan baru periode 2021-2023 Makassar King Comunity (MKC), ditandai dengan penyerahan tongkat estafet secara simbolis dari ketua lama, Raent Maluda kepada ketua baru Safri, yang terpilih berdasarkan hasil Musyawarah Besar (Mubes) di kabupaten Enrekang 15 Mei 2021 lalu.

Dalam sambutannya, Raent Maluda selaku ketua lama yang kini beralih sebagai penasehat MKC berharap kepada kepengurusan baru agar lebih kreatif dan aktif dalam melakukan kegiatan kegiatan positif.

“Terus terang setahun terakhir ini kami tidak terlalu aktif, jadi kami berharap kepengurusan baru bisa lebih aktif dalam memperbanyak kegiatan kegiatan bersifat sosial kemanusiaan.” ucap Raent.

“Komunitas ini terbentuk atas dasar jalinan silaturahmi yang kuat. Harapannya kepada pengurus baru, semoga rasa persodaraan kita tetap terjaga dan silaturahmi terus berlanjut.” tutupnya.

Sementara, Ketua terpilih Safri mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota MKC atas kepercayaan yang telah diberikan.Dia berjanji akan menjalankan kepemimpinan sesuai visi misi komunitas.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus atas amanat yang telah diberikan kepada saya. Sebagai ketua saya akan berusaha menjalankan amanat ini dengan sebaik baiknya.” ucap Safri.

Tak lupa Safri meminta dukungan kepada seluruh anggota MKC dalam menjalankan kepemimpinan kepengurusan periode 2021-2023.

Bagian Humas MKC Boim, mengatakan bahwa pergantian kepengurusan di tubuh komunitas motor bersuara nyaring ini merupakan bagian dari roda organisasi yang pertama kalinya di MKC. Hal ini dimaksudkan sebagai penyegaran sekaligus regenerasi kepemimpinan.

“Pergantian ketua sudah biasa dalam suatu komunitas, tujuannya selain penyegaran juga untuk regenerasi kepada adik adik yang lebih muda. Kami berharap kepengurusan baru yang “fresh” ini mampu menciptakan nuansa positif dalam komunitas ini.” ucap Boim.

Ia menyebut, kedepannya kepengurusan baru akan lebih aktif melakukan kegiatan kegiatan positif dibidang sosial kemanusiaan.

“Sejumlah kegiatan sudah kita agendakan, seperti rutin melakukan Kopdar, Touring per tiga bulan sekali dan Bakti Sosial (Baksos) setiap dua bulan sekali.” terangnya.

“Selain itu kita merencanakan dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar untuk melakukan kegiatan donor darah setiap tiga bulan sekali.” tambahnya.

Perlu diketahui, MKC merupakan salah satu komunitas motor di Makassar yang gemar melakukan kegiatan sosial kemanusiaan.

Awal terbentuk di tahun 2014 komunitas ini bernama Manggala King Community, kemudian pada 2018 berubah menjadi Makassar King Comunity.

MKC memiliki ciri khas berupa logo berupa dua ular kobra mengapit mahkota raja sebagai simbol kuatnya solidaritas. Ular kobra menggambarkan kesigapan mempertahankan diri dan tidak membahayakan kecuali diusik, sedangkan mahkota merupakan lambang kekuasaan, legitimasi, keabadian, kejayaan dan kemakmuran,

“Bendera kami resmi terdaftar di Keluarga Besar RX King Indonesia (KBRI), juga terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI), selain itu ada kartu identitas berbentuk ATM yang menandakan keanggotaan MKC.” tutur Boim.

Lanjutnya, setiap anggota baru yang ikut serta dalam komunitas ini akan dibantu dalam pembuatan SIM,

“Kita juga rangkul anak anak muda utamanya pengguna motor RX King yang ugal ugalan di jalan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang safety riding.

“Merubah maind set (pola pikir) pengendara yang ugal ugalan merupakan hal yang sulit tetapi itu bisa kita lakukan selama kita mau peduli.” pungkasnya. (BiMa)