SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat – Calon Bupati (Cawabup) Halmahera Barat (Halbar) Ahmad Zakir Mando, akui kegagalanya saat menjadi Wakil Bupati (Wabup) mendampingi Bupati Danny Missy pada periode 2015-2020.
Hal itu diakui Ahmad Zakir Mando saat melakukan kampanye di Desa Guaemadu Kecamatan Jailolo, Rabu (07/10/2020) malam.
Zakir saat melakukan kampanye mengakui, kepemimpinan Danny Missy dan dirinya gagal total, karena selama limat tahun menjabat, tidak ada perubahan karena Halbar ini hanya menjadi tanda mata mantan Bupati Namto Hui Hoba.
“Infrastruktur yang nyata saat ini adalah peninggalan pak Namto,” ungkapnya.
Menurut Zakir, infrastruktur yang nayata dibangun oleh Namto adalah Pelabuhan Kontainer Matui, Masjid Raya, Lokasi FTJ dan Jembatan Akelamo-Akediri, sehingga kepemimpinan saat ini gagal.
“Jadi semua yang ada ini adalah buah tangan pak Namto,” cetusnya.
Zakir yang saat ini maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Pdt Alpinus K Pay, diusung oleh Partai Golkar dan PKS, Zakir sendiri berharap pad 9 Desember mendatang, masyarakat bisa menentukan pilihan yang tepat.
“Kalau hitungan 3 kali 3, maka jadinya 9, maka 9 bagi tiga jadinya 3, olehnya itu tanggal 9 pilih nomor 3,” ujarnya menutup kampanye. (MH)


Tinggalkan Balasan